UGM Kirim Tenaga Medis ke NTT

Akurat.co,Jogja-UGM mengirimkan tenaga medis guna membantu masyarakat yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Enam personel tenaga medis dikirimkan dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK).
Keberangkatan enam personel medis dalam Tim Tanggap Bencana sekaligus menyerahkan bantuan obat-obatan dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY).
Baca Juga: Guru Besar UGM Ungkap 75 Persen Sampah Rumah Tangga Berakhir di TPA, Padahal Miliki Potensi Biomassa
Ketua Pokja Bencana FK-KMK UGM, Sutono, menjelaskan bahwa pengiriman tim dilakukan sebagai bentuk respons cepat setelah memperoleh informasi mengenai kondisi bencana di NTT.
Menurutnya, respons tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas jejaring agar kebutuhan di lapangan dapat diidentifikasi dan ditangani secara tepat.
"Ketika ada info bencana di sana (NTT), sebagai respons tercepat, kami tim tanggap respons bencana bekerja sama dengan Academic Health System UGM (AHS UGM) dan jejaring dengan dinas kesehatan, berkoordinasi dan memutuskan mengirimkan tim bencana ke wilayah-wilayah yang memang saat ini dibutuhkan,” jelas Sutono.
Dekan FK-KMK UGM, Prof. Yodi, secara simbolis melepas enam personel yang terdiri atas tim manajemen bencana dari FK-KMK UGM dan tim medis dari Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM.
Tiga personel dari tim manajemen bencana FK-KMK UGM terdiri atas Happy R. Pangaribuan, MPH, Vina Yulia Anhar, MPH, dan Gde Yulian Yogadhita, Apt., M.Epid.
Sedangkan tim medis dari RSA UGM terdiri atas dr. Rizki Fitria Febrianti (dokter umum), Andhika Robbi Nugraha, S.Kep., Ns. (perawat), dan Agus Damar Septiaji, S.Tr.Kep., Ners (perawat).
Baca Juga: Mahasiswa KKN UMY Ungkap Kondisi Warga NTT Pascagempa, Banyak yang Luka Berat Belum Tertangani
“Kita melepas keberangkatan enam personel terbaik dari FK-KMK dan RSA UGM yang tergabung dalam tim manajemen bencana dan tim medis.
Misi kali ini kita merespons permintaan dari pusat krisis untuk memperkuat tata kelola penanganan bencana di tiga daerah di NTT yang ditugaskan mulai 19–30 Agustus,” ujar Prof. Yodi dikutip dari laman resmi UGM, Kamis (20/8).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 4Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 5Tangan di Saku, Manajer PSIM Iksan Mahar Meminta Maaf
- 6Hadapi PSIM, PSM Makassar Lakukan Persiapan Khusus
- 7Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 8Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 9Mahasiswa FH UAJY Raih Juara 2 National Legal Opinion Competition 2026
- 10Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah






