Kebutuhan Listrik DIY Banyak di Rumah Tangga dan Pariwisata, PLN Diminta Menyesuaikan

Akurat.co,Jogja-Kebutuhan listrik di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) lebih banyak untuk sektor rumah tangga dan dukungan wisata.
Oleh sebab itu PT. PLN diminta untuk menyesuaikan. Karakteristik DIY yang berbeda dengan daerah lain, membuat PLN harus mengikuti.
Hal tersebut disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Tri Saktiyana usai mendampingi Sri Sultan bertemu dengan General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi.
Pertemuan ini berlangsung di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Senin (15/09).
“Bapak Gubernur tadi menyampaikan bahwa kebutuhan listrik khusus DIY ini lebih banyak ke rumah-rumah penduduk, kompleks-kompleks pemukiman, kemudian juga hotel dan pendukung pariwisata.
Baca Juga: Mau Dapat Diskon 20% Tiket Kereta Api? Begini Caranya...
Jadi beliau berharap supaya nanti karakter public service PLN juga harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Tri menjelaskan, karakteristik kebutuhan DIY akan listrik mungkin agak berbeda dengan provinsi yang lain. Apalagi di DIY pun keberadaan industri-industri besar masih terbatas.
Di DIY masih minim industri besar
Sektor industri yang ada lebih ke arah home industry maupun industri menengah.
“Pertemuan ini dilakukan karena adanya pergantian kepala PLN untuk wilayah Jateng dan DIY. Semoga kepala yang baru ini bisa melakukan apa yang diharapkan Bapak Gubernur,” imbuhnya.
Baca Juga: Mampu Bertahan saat Krisis, UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan di Sleman
Sementara itu, General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi mengatakan, kedatangannya kali ini bertujuan untuk silahturahmi selaku pejabat baru.
Selama pertemuan, menurutnya Sri Sultan lebih menerangkan ke arah bagaimana mengembangkan DIY ke depannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam





