Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren

Akurat.co, Jogja - Sebagai bagian dari peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman melaksanakan Reresik Pondok Pesantren di Pondok Pesantren Anwar Futuhiyyah, Tempel, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan diikuti ASN Kankemenag Sleman, Penyuluh Agama, serta tokoh dan pemuka agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sleman.
Kegiatan ini menjadi wujud gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan dan penguatan kerukunan di tengah keberagaman.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, menekankan pentingnya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan, menjunjung tinggi keberagaman, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Baca Juga: Tekan Inflasi, Sleman dan Magelang Resmikan Kerja Sama Gendhon Rukun
“Menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Semangat gotong royong harus terus dihidupkan, disertai komitmen menjaga kerukunan dan menghormati keberagaman sebagai modal membangun masyarakat yang damai dan harmonis,” ungkapnya.
Ia berharap sesuai tema HSN 2026 “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, peringatan ini hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian HSN 2026 Kabupaten Sleman meliputi Reresik Pesantren di Pondok Pesantren Ashsholihah, Anwar Futuhiyyah Tempel dan Al-Ikhlas Berbah.
Agenda lainnya adalah Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di Pondok Pesantren Ashsholihah Mlati, Al-Fitroh Wahid Hasyim Depok dan Al-Ikhlas Berbah.
Baca Juga: Daftar 5 Lurah PAW Kabupaten Sleman yang Resmi Dilantik Hari Ini
Semarak Hari Santri melalui dokumentasi video kegiatan pesantren pada 10–20 Oktober, Upacara dan Kirab Santri pada 22 Oktober 2026 di Lapangan Pemda Sleman serta Program Santri Preneur 2026 untuk mendorong kreativitas dan kemandirian ekonomi santri.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kemenag Sleman berharap santri semakin berperan dalam membangun masyarakat yang religius, berkarakter, peduli lingkungan dan menjunjung tinggi toleransi serta persatuan bangsa menuju Indonesia Emas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam
- 10Tangan di Saku, Manajer PSIM Iksan Mahar Meminta Maaf









