BPS Kota Jogja Sebut Tahun Ajaran Baru akan Picu Inflasi

Akurat.co,Jogja-Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut tahun ajaran baru pada Juli mendatang bakal memicu inflasi.
Alat tulis, buku, perlengkapan sekolah, hingga biaya sekolah menjadi komponen yang akan menyebabkan inflasi.
Kepala BPS Kota Yogyakarta, Joko Prayitno mengatakan, pihaknya bakal memantau perkembangan harga komoditas yang biasanya meningkat saat tahun ajaran baru.
"Utamanya perlengkapan sekolah dan kebutuhan pendidikan," katanya dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja.
Inflasi Kota Jogja terkendali
Sementara itu, secara umum BPS mencatat inflasi Kota Yogyakarta pada bulan Mei 2026 masih berada dalam rentang target nasional.
Secara bulanan (month-to-month/mtm) terjadi inflasi sebesar 0,20 persen, sementara inflasi tahunan (year-on-year/yoy) mencapai 2,99 persen dan inflasi tahun kalender (year-to-date/ytd) sebesar 1,10 persen.
Joko menjelaskan bahwa kondisi inflasi saat ini masih relatif terkendali karena berada dalam sasaran pemerintah sebesar 2,5 persen ± 1 persen atau berada pada rentang 1,5 persen hingga 3,5 persen.
Menurutnya, penyumbang utama inflasi bulanan pada Mei 2026 berasal dari kelompok transportasi dengan andil sebesar 0,22 persen.
Kenaikan harga pada kelompok ini dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi udara akibat penambahan biaya bahan bakar, kenaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, solar, serta pelumas atau oli mesin.
"Kalau dari sisi month-to-month, pemicu inflasi lebih banyak berasal dari sektor transportasi.
Ada kenaikan biaya tambahan pada angkutan udara, kemudian harga BBM nonsubsidi dan pelumas yang ikut naik," ujarnya.
Sementara itu, untuk inflasi tahunan sebesar 2,99 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi penyumbang terbesar dengan andil 1,01 persen.
Komoditas emas perhiasan menjadi faktor utama karena secara tahunan mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Yayasan Slamet Riyadi Yogyakarta Tegaskan Pemberhentian Seorang Dosen Telah Melalui Prosedur
- 2Mahasiswa FTI UAJY Tuangkan Kisah dari Mata Kuliah Masyarakat Digital dalam Bentuk Buku
- 3Mengenal GIK UGM, Lokasi Diskusi Wamentan Sudaryono dan Budiman Sudjatmiko yang Berujung Ricuh
- 45 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 5BPBD Sleman dan Tim Ahli Pastikan, Teror Kebakaran di Kasuran Seyegan Bukan Karena Gas Alam
- 6Soal Insiden Diskusi di UGM, Sudaryono: Pantang Kabur, Kami Datang untuk Berdialog
- 7Unit Layanan Disabilitas UAJY Raih Pendanaan dari Kemdiktisaintek
- 8SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi
- 95 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 10SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi







