Kopi Galundeng, Cafe Suasana Nyaman Bergaya Heritage

Akurat.co, Jogja - Kota Jogja selalu menyimpan hal-hal yang menarik untuk dikunjungi saat bersama teman maupun keluarga.
Kota yang selalu jadi pilihan wisatawan ini hampir selalu ramai saat malam hari, tidak heran di Jogja banyak cafe yang bertebaran.
Di daerah Cangkringan, terdapat sebuah cafe yang cukup unik dan bikin suasanan ngopi semakin nyaman.
Baca Juga: Cerita Agustinus Sulistyo, 10 Tahun Merantau, Pilih Pulang ke Kulon Progo Kembangkan Kopi Trajumas
Cafe tersebut adalah Kopi Galundeng yang memiliki konsep bangunan yang sudah berumur tua namun disulap menjadi tempat estetik.
Saat berada di cafe ini, pengunjung akan dibuat takjub dengan bangunan yang sudah berumur yang dililit akar pohon secara alami.
Tidak hanya soal estetiknya bangunan, menu yang disajikan juga bikin betah berlama-lama.
Menu yang dihidangkan diantaranya seperti minuman kopi hitam, kopi susu, kopu jahe, teh, sereh, jahe susu dan masih banyak lainnya.
Selain itu ada juga makanan berat seperti nasi goreng kecombrang, nasi goreng kampung, nasi goreng mawut, nasi goreng kopdal, nasi goreng china, bakmi nyemek, dan bakmi godhok.
Baca Juga: Kenapa Orang-orang Tetap Mau Antre Berlama-lama ke Kopi Klothok? Ternyata Ini Alasannya
Harga menu di cafe ini cukup bervariasi yaitu mulai dari Rp6.000-Rp50.000 per menu.
Kopi Galundeng buka mulai pukul 08.00-22.00 wib. Lokasinya ada di Surodadi, Wukirsari, Kec. Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam





