Provinsi DIY Butuh 5 Embung Lagi untuk Dukung Pertanian yang Kesulitan Air

Akurat.co,Jogja-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY membutuhkan lima pembangunan embung lagi untuk mendukung irigasi.
Pembangunan embung tersebut diprioritaskan untuk daerah pertanian yang masih kekurangan air, seperti Kulon Progo utara.
Hal ini diungkap Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO), Maryadi Utama usai melakukan pertemuan bersama Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono, di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, kemarin.
Maryadi menjelaskan, usulan pembuatan embung ini oleh Sri Sultan didasarkan pada kondisi pertanian, utamanya di Kulon Progo sisi utara yang sampai saat ini belum kebagian pengairan.
Baca Juga: Segini Kerugian Petani Jika Aliran Air Selokan Van Der Wijck dan Mataram Dimatikan
Untuk menindaklanjuti hal ini, pihaknya akan segera melakukan survei ke lokasi agar pengusulan pembuatan embung ini juga bisa maksimal dan segera dilakukan.
“Hal ini (pembuatan embung) juga akan dikawal oleh Komisi V DPR RI. Mudah-mudahan di 2026 dapat terealisasikan.
Meski kami sendiri tidak bisa menjanjikan, namun kami optimis karena hal-hal yang berhubungan dengan ketahanan pangan juga menjadi prioritas Bapak Presiden,” paparnya.
Selain mengenai pembangunan embung, Maryadi mengungkapkan, Sri Sultan juga berharap BBWSSO dapat terlibat dalam upaya pengendalian banjir akibat luapan air sungai di DIY.
Dan secara spesifik untuk Sungai Opak, Sri Sultan berharap BBWSSO dapat turut serta dalam upaya menghidupkan kembali transportasi air di sungai tersebut.
“Beliau juga tadi menyampaikan bagaimana agar Sungai Opak bisa dilayari oleh perahu sehingga bisa menjadi tempat wisata dan juga terbentuk lalu lintas transportasi air.
Baca Juga: Polda DIY Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Kerusuhan Suporter PSIM dengan Persib Bandung
Misalnya bisa seperti dulu, dari Hotel Jayakarta ke arah Bantul,” imbuhnya.
Kepala Bidang Operasi Pemeliharaan BBWSSO, Vicky Aryanti menambahkan, beberapa usulan pembangunan embung untuk irigasi di DIY, yakni Embung Temuwuh, Dlingseng, Nawungan, Ngroto, dan Embung Sentolo.
Embung-embung ini nantinya akan menunjang pengairan lahan pertanian warga untuk meningkatkan produksi pangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









