Digelar di Banten, HPN 2026 Berikan Efek Domino Ekonomi

Akurat.co,Jogja-Hari Pers Nasional (HPN) 2026 akan digelar di Kota Serang, Provinsi Banten pada 9 Februari 2026.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PWI Zulmansyah Sekedang mengungkapkan, ambisi penyelenggaraan HPN yang berdampak luas bagi masyarakat.
Dalam rapat koordinasi awal yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, Jumat (24/10/2025), Zulmansyah menjelaskan pelaksanaan HPN selalu membawa efek domino yang signifikan bagi daerah tuan rumah.
Baca Juga: PWI dan BNN Berkolaborasi Perang Lawan Narkoba Lewat Pemberitaan
Ketua Panitia HPN 2026 ini menyebut setiap penyelenggaraan HPN cenderung mendorong peningkatan investasi, pengembangan pariwisata, dan perhatian langsung dari pemerintah pusat.
"Setiap daerah penyelenggara HPN biasanya merasakan efek domino setelah kegiatan berlangsung.
Ekonomi lokal tumbuh, karena investasi dan pembangunan meningkat, pariwisata berkembang, dan biasanya ada juga dukungan langsung dari presiden," ujar Zulmansyah.
Efek domino ini terlihat jelas, misalnya, pada HPN di Lombok, Nusa Tenggara Barat, HPN di Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur dan lain-lain.
Zulmansyah mencontohkan khusus HPN 2016 di NTB misalnya, momentum tersebut sebagai titik balik kemajuan infrastruktur dan pariwisata daerah, termasuk hadirnya Sirkuit Mandalika sebagai ikon nasional paska penyelenggaraan HPN yang dihadiri Presiden Jokowi.
"Setelah HPN digelar di Lombok, banyak infrastruktur baru terbangun, sektor pariwisatanya melonjak, dan perhatian pemerintah pusat meningkat," tambahnya.
Baca Juga: PWI Pusat Gelar Orientasi Jelang Pengukuhan Pengurus 2025–2030
Berdasarkan pengalaman positif ini, PWI Pusat berharap HPN 2026 di Banten dapat menorehkan capaian serupa dalam memperkuat industri media, mendorong investasi daerah.
"Serta dapat memperluas kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan insan pers nasional," tutup Zulmansyah.
Dalam arahannya, Akhmad Munir menegaskan bahwa HPN bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum konsolidasi nasional insan pers yang ditargetkan membawa dampak nyata bagi masyarakat lokal dan Indonesia.
"Kita ingin HPN di Banten nanti tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan insan pers di seluruh Indonesia," ujar Munir,
Akhmad Munir yang juga Direktur Utama LKBN Antara ini menambahkan bahwa orientasi utama rapat tersebut adalah memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan terkoordinasi dengan baik.
"Mulai dari Kick Off HPN, penetapan tema dan logo hingga penyusunan agenda pra-HPN termasuk pagelaran budaya Banten dan Kemah Wartawan Badui yang akan sangat menarik," ujarnya.
Baca Juga: Pernyataan Sikap PWI Pusat atas Pencabutan ID Liputan Istana Jurnalis CNN
Rangkaian kegiatan HPN ini akan dimulai sejak awal November 2025 hingga Januari 2026, mencakup kampanye media, safari jurnalistik, literasi digital, seminar, Kemah Wartawan di Badui, hingga peluncuran buku.
Menjelang puncak acara 9 Februari 2026, akan digelar berbagai forum strategis, seperti seminar pembangunan pasca Proyek Strategis Nasional (PSN), seminar pariwisata hijau, konvensi media massa bertema keberlanjutan media di era kecerdasan buatan, serta Konferensi Kerja Nasional PWI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









