Dua Hari Bebas Kendaraan, Ini Kesan Wisatawan yang Mengunjungi Malioboro

Akurat.co,Jogja-Dua hari kawasan Malioboro, Yogyakarta, menerapkan kebijakan bebas kendaraan bermotor alias full pedestrian.
Penerapan bebas kendaraan dilakukan pada Senin, 1 Desember hingga Selasa, 2 Desember kemarin.
Selama dua hari itu, tak ada lalu lalang kendaraan lewat di jalan ikonik Yogyakarta.
Warga, pengunjung, dan wisatawan bebas berjalan di sepanjang jalan dari titik 0 kilometer di ujung selatan, hingga ke utara menuju Stasiun Tugu.
Baca Juga: Malioboro Culture Vibes Bikin Wisatawan Terkesan, Full Pedestrian dan Ada Kopi
Penerapan bebas kendaraan bermotor di Malioboro ternyata mengundang kesan positif dari wisatawan.
Salah satu wisatawan asal Bandung, Rina Prasetyo, mengaku terkesan dengan suasana Malioboro yang benar-benar bebas kendaraan.
Menurutnya, pengalaman kali ini terasa berbeda dari kunjungan sebelumnya.
“Biasanya Malioboro itu penuh kendaraan dan susah jalan. Tapi hari ini rasanya lebih nyaman, lebih tenang.
Anak-anak juga bisa jalan tanpa khawatir. Saya suka sekali suasana full pedestrian seperti ini, semoga bisa lebih sering dilakukan,” ujarnya.
Penerapan bebas kendaraan juga bersamaan dengan kegiatan Malioboro Culture Vibes.
Di mana pada ajang ini diisi dengan gelar budaya macapat kidung, senam bersama di sepanjang jalur pedestrian, kuliner, kopi gratis, dan juga fashion show on the street.
Arif Nugroho, wisatawan dari Surabaya mengatakan Malioboro Culture Vibes membuat kunjungan wisata terasa jauh lebih menarik.
“Acaranya lengkap dan hidup sekali. Tadi saya sempat ikut senam, lalu dapat kopi gratis. Fashion show di jalan juga keren, benar-benar menunjukkan kreativitas UMKM Jogja. Ini pengalaman yang beda dan menyenangkan,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









