Jogja

Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Nelayan yang Hilang Akibat Kapalnya Terbalik

Atiek Widyastuti | 14 Mei 2026, 13:38 WIB
Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Nelayan yang Hilang Akibat Kapalnya Terbalik
Evakuasi nelayan yang hilang karena kapalnya terbalik di Pantai Baru Bantul. (Dok, Basarnas Yogyakarta)

Akurat.co, Jogja - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat kecelakaan kapal nelayan terbalik di kawasan Pantai Baru Ngentak, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul DIY, Kamis (14/05/2026) sekitar pukul 11.52 WIB.

Korban atas nama Riza (30), warga Prokertan, Srandakan, Bantul. Sebelumnya korban bersama dua rekannya melaksanakan melaut, Rabu (13/5/2026). Namun sekitar pukul 12.30 WIB, kapal nelayan yang mereka gunakan terhantam ombak hingga terbalik di perairan Pantai Baru.

Dua orang berhasil diselamatkan. Sementara Riza dilaporkan hilang dan langsung dilakukan upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis mengatakan, operasi pencarian melibatkan berbagai unsur SAR dengan metode penyisiran laut, darat, hingga udara menggunakan drone thermal.

Baca Juga: Mancing Gurita, Perahu Nelayan Terhantam Ombak di Pantai Gesing Gunungkidul, 1 ABK Hilang

“Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian secara maksimal sejak laporan diterima. Penyisiran dilakukan melalui jalur laut menggunakan jukung, patroli darat di sepanjang bibir pantai, serta pemantauan udara menggunakan drone thermal,” ujar Rio Banupanitis dalam keterangan persnya.

Korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada jarak sekitar 350 meter ke arah barat dari lokasi kejadian perkara (LKP).

Selanjutnya, korban dibawa RSUD Panembahan Senopati sambil menunggu pihak dari Inafis Polres Bantul.

Operasi SAR melibatkan sejumlah Search and Rescue Unit (SRU). Di antaranya penyisiran laut menggunakan jukung dengan radius sekitar 1 kilometer dari LKP, penyisiran darat ke arah timur dan barat masing-masing sejauh ±500 meter, beach patrol hingga 750 meter, serta pemantauan udara menggunakan drone thermal.

Baca Juga: Nekat Bermain Surfing Tanpa SOP di Pantai Parangtritis, Remaja Ditemukan Meninggal Dunia

Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.