Jogja

Anak 8 Tahun Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Ditemukan Meninggal

Atiek Widyastuti | 7 Juli 2026, 16:28 WIB
Anak 8 Tahun Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Ditemukan Meninggal
Tim SAR gabungan evakuasi anak terseret ombak di Pantai Goa Cemara. (Dok. Basarnas Yogyakarta)

Akurat.co, Jogja - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban terseret ombak di Pantai Gua Cemara, Kabupaten Bantul, Senin (06/07/2026).

Korban bernama Muhammad Bara Rizki Wardana (8), warga Modalan, Banguntapan, Bantul, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Pantai Bugel, Kabupaten Kulon Progo.

Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis mengatakan, pencarian memasuki hari kedua dengan membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) yang melakukan penyisiran melalui jalur darat, laut menggunakan jukung, serta pemantauan udara menggunakan drone.

Pada hari kedua operasi, Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian secara maksimal dengan membagi area pencarian melalui penyisiran darat, laut dan udara.

Baca Juga: Berburu Kepiting bersama Ayahnya, Anak 8 Tahun Terseret Ombak di Pantai Gua Cemara

"Pada pukul 16.20 WIB, korban berhasil ditemukan di Pantai Bugel, Kulon Progo, sekitar 13 kilometer dari lokasi awal kejadian di Pantai Gua Cemara," ujar Rio Banupanitis.

Dalam operasi hari kedua, SRU darat menyisir kawasan Pantai Pandansari hingga lokasi kejadian serta dari lokasi kejadian menuju Pantai Cangkring.

Sementara SRU laut menggunakan jukung melakukan penyisiran hingga kawasan Muara Progo, sedangkan tim drone memantau area sekitar lokasi kejadian, Muara Progo dan Pantai Samas.

Sebelumnya, korban dilaporkan terseret ombak di Pantai Gua Cemara, Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 13.27 WIB.

Baca Juga: Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Warga Sleman yang Tercebur Sumur Kedalaman 10 Meter

Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, korban akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan di Pantai Bugel, Kulon Progo.

Korban datang bersama keluarga dan bersama ayah dan adiknya sempat mencari kepiting di sekitar pantai. Setelah selesai, korban bermaksud mencuci kaki dan tangan di bibir pantai.

Namun secara tiba-tiba ombak datang dari arah samping dan menyeret korban beserta adiknya. Ayah korban berusaha melakukan penyelamatan dan hanya berhasil menyelamatkan adik korban.

Sementara Muhammad Bara Rizki Wardana terseret arus dan hilang. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Pokdarwis, petugas MARNIT Kuwaru, serta SAR Linmas Wilayah IV yang langsung melakukan upaya pencarian sebelum Tim SAR Gabungan diterjunkan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.