Jogja

Panen Raya Bawang Merah di Bantul Hasilkan Pendapatan Rp72 M!

Tegar Wahyudi | 21 Agustus 2026, 10:14 WIB
Panen Raya Bawang Merah di Bantul Hasilkan Pendapatan Rp72 M!
Petani bawang merah di Bantul melaksanakan panen raya pada Kamis (20/8). -foto: pemkab bantul

Akurat.co,Jogja-Estimasi pendapatan senilai Rp72 miliar dikantongi petani Bantul saat panen raya bawang merah.

Panen raya dilakukan di Bulak Bungkus, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kamis (20/8/2026) kemarin.

Panen raya tersebut berlangsung di lahan seluas sekitar 200 hektare dengan total produksi mencapai 4.000 ton.

Dengan produktivitas rata-rata 21 ton per hektare dan harga jual bawang merah di tingkat petani yang mencapai Rp18.000 per kilogram, nilai hasil panen di kawasan tersebut diperkirakan mencapai Rp72 miliar.

Ketua Gapoktan Makmur Parangtritis, Kadiso mengatakan keberhasilan produksi bawang merah tidak lepas dari penerapan teknologi dalam proses budidaya. Salah satunya melalui penggunaan sistem penyiraman berbasis elektrifikasi atau pompa listrik.

Baca Juga: Gempa Bumi Guncang Bantul Yogyakarta

Menurut Kadiso, penggunaan pompa listrik mampu memangkas biaya penyiraman hingga 88 persen dibandingkan dengan pompa berbahan bakar minyak (BBM).

“Di samping itu, dengan elektrifikasi juga bisa dimanfaatkan oleh petani untuk memasang alat light trap atau pengendali hama dan penyakit yang sangat ramah lingkungan dan murah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan komoditas hortikultura, khususnya bawang merah, telah menjadi salah satu sumber utama kesejahteraan petani, terutama masyarakat yang berada di wilayah Bantul bagian selatan.

“Hortikultura bawang merah ini menjadi salah satu andalan pertanian di Kabupaten Bantul yang berkontribusi terhadap total produksi di DIY sebesar 70 persen. Rasa syukur ini merupakan hasil dari kolaborasi berbagai stakeholder yang ada,” tutur Bupati.

Ia berharap, capaian produktivitas panen kali ini dapat semakin memperkuat kesejahteraan petani sekaligus mendorong keberlanjutan sektor pertanian di Bumi Projotamansari.

Bupati menegaskan bahwa Pemkab akan terus memberikan perhatian terhadap sektor pertanian.

Baca Juga: Pasca Gempa, 20 Perjalanan Kereta yang Melintas di Wilayah Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa

Sebab, pertanian menjadi salah satu dari tiga sektor ekonomi strategis Kabupaten Bantul, bersama industri kreatif dan pariwisata.

“Hampir 70 persen dari total produksi bawang merah di DIY disumbang Bantul," jelasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.