Mengenal Upacara Adat Mapag Toya di Bantul, Berawal dari Keresahan Saluran Irigasi yang Kotor

Akurat.co,Jogja-Air dan pertanian menjadi bagian tak terpisahkan bagi petani.
Saluran irigasi air yang bersih, lancar, akan membuat produktivitas pertanian sesuai harapan.
Sebagai wujud syukur dan menjaga kelestarian air, ada upacara adat di Bantul yang dikhususkan untuk soal air.
Baca Juga: Rampung 100 Persen, Kelok 23 Hubungkan Bantul-Gunungkidul siap Beroperasi 2027
Nama upacaranya adalah Mapag Toya. Seperti yang dilakukan warga Sriharjo, Imogiri, Bantul, Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).
Lurah Sriharjo, Titik Istiyawatun Khasanah mengatakan, upacara adat Mapag Toya memiliki filosofi tersendiri.
Mulai dari prosesi kirab menuju pintu air, pemotongan tumpeng, hingga doa bersama, semuanya bermuara pada harapan yang sama, yakni kelancaran dalam bertani dan mendapat hasil pertanian melimpah.
“Mapag Toya itu, resik irigasine lan resik atine," ungkapnya.
Menurutnya permulaan awal petani mengolah tanah tentu membutuhkan air.
"Harapannya Tuhan Yang Maha Esa memberi kelancaran, memberi kesuburan, dan petani kita mendapat hasil melimpah,” katanya dikutip dari laman resmi Pemkab Bantul.
Barman (75), petani asal Sriharjo, menyebut kegiatan sudah ada sejak 2013.
"Saya ikut dari awal. Ini bermula dari keresahan kita semua karena waktu itu irigasi untuk pertanian kotor sekali. Banyak sampah. Terutama sampah plastik,” tutur Barman.
Keberadaan sampah pada saluran irigasi, sebagaimana yang disampaikan Barman beserta petani lain, sangat mengganggu produktivitas pertanian.
Baca Juga: Lahan Pertanian di Bantul Berkurang tapi Produktivitas Meningkat, Kok Bisa?
Air kotor berdampak pada pertumbuhan padi dan menyebabkan hasil panen tidak optimal.
“Panen jadi jelek. Itu kalau padi. Kalau melon? Nggak bisa melon diberi irigasi dengan air kotor,” imbuh Barman.
Adanya Mapag Toya, menjadi secercah harapan bagi petani untuk senantiasa mendapatkan irigasi bersih yang sangat mereka butuhkan dalam dunia pertanian.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 4Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 5Tangan di Saku, Manajer PSIM Iksan Mahar Meminta Maaf
- 6Hadapi PSIM, PSM Makassar Lakukan Persiapan Khusus
- 7Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 8Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam







