5 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot

Akurat.co,Jogja-Siapa sangka Chairul Mukmin, sosok yang dulunya seorang marbot, menjadi juara Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) musim ke-12 yang diadakan oleh Kompas TV.
Menjadi juara SUCI 12 merupakan buah perjuangan tak kenal lelah Mukmin.
Sosok yang sempat menjadi marbot ketika menjalani kuliah di Yogyakarta ini, kini menjadi komika nasional.
Baca Juga: Bertemu Andi F Noya, Bupati Gunungkidul Jajaki Peningkatan Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi
Sejumlah fakta menarik mengiringi kisah di balik sukses alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini. Apa saja?
1. Seneng stand up semenjak kuliah
Alumni Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UMY angkatan 2012 sudah menyenangi dunia stand up comedy saat masih menjadi mahasiswa.
Ia mulai serius menekuni dunia komedi pada 2015, saat berada di tahun-tahun akhir masa perkuliahan di UMY.
Aktivitas organisasi, interaksi dengan berbagai kalangan, dan pengalaman kehidupan kampus menjadi sumber inspirasi yang kemudian banyak mewarnai materi komedi yang dibawakannya.
2. Latar belakang keluarga NU dan Muhammadiyah
Inspirasi Mukmin juga terbantu dari latar belakang keluarganya yang unik.
Ibunya memiliki latar belakang Muhammadiyah dan ayahnya NU.
Sosok yang sudah akrab disapa Pak Guru ini pun jadi merasa seperti di rumah sendiri ketika berkuliah di UMY.
Baca Juga: 5 Fakta Penting Rektor UAD dan UMY Kritik Jalur Mandiri PTN, Mahasiswa Sudah Bayar Pilih Mundur
3. Sudah ikut audisi SUCI sejak musim keenam
Dikutip dari laman umy.ac.id, bakat dan kemampuannya berstand-up semakin berkembang saat bergabung di komunitas Stand Up UMY dan Standupindo Jogja.
Ia mulai mengikuti audisi SUCI sejak musim keenam. Meski beberapa kali belum berhasil, pengalaman tersebut justru menjadi bekal penting dalam membangun mental dan kualitas penampilannya.
foto: dok.pribadi
4. Sempat vakum dua tahun
Meski demikian, Mukmin ternyata sempat vakum selama dua tahun dari dunia stand up.
Kecintaan terhadap dunia komedi membuatnya kembali naik ke atas panggung dan memulai semuanya dari awal.
Ia kembali tampil bersama rekannya, Fatihdjun, dalam sejumlah pertunjukan. Sambutan positif dari penonton membangkitkan kepercayaan dirinya untuk terus berkarya.
“Waktu itu saya mencoba tampil lagi dan ternyata masih bisa membuat orang tertawa. Dari situ saya berpikir, mungkin saya memang masih punya tempat di dunia ini,” kenangnya.
Baca Juga: 2,3 Juta Anak Indonesia Belum Imunisasi, Dosen UMY: Alarm Kesehatan RI
5. Media menyampaikan pesan
Baginya, stand up comedy bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga medium untuk menyampaikan gagasan dan pesan yang bermanfaat kepada masyarakat.
“Tujuan utama stand up comedy memang untuk melucu. Tapi bagi saya, stand up comedy juga harus bisa menyampaikan sesuatu yang bermanfaat, bukan sekadar membuat orang tertawa,” ujarnya.
Itulah sekelumit kisah Mukmin, mantan marbot yang sukses mengejar mimpi di dunia komedi nasional. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Yayasan Slamet Riyadi Yogyakarta Tegaskan Pemberhentian Seorang Dosen Telah Melalui Prosedur
- 2Mahasiswa FTI UAJY Tuangkan Kisah dari Mata Kuliah Masyarakat Digital dalam Bentuk Buku
- 3Mengenal GIK UGM, Lokasi Diskusi Wamentan Sudaryono dan Budiman Sudjatmiko yang Berujung Ricuh
- 45 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 5BPBD Sleman dan Tim Ahli Pastikan, Teror Kebakaran di Kasuran Seyegan Bukan Karena Gas Alam
- 6Soal Insiden Diskusi di UGM, Sudaryono: Pantang Kabur, Kami Datang untuk Berdialog
- 7Unit Layanan Disabilitas UAJY Raih Pendanaan dari Kemdiktisaintek
- 8Tinggalkan Gadget, Ratusan Pelajar di Bantul Diajak Kembali ke Permainan Tradisional
- 95 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 10SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi



