Jogja

Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya

Haris Ma'ani | 18 Agustus 2026, 10:04 WIB
Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya
Suasana Sedekah Jageran di mana masyarakat bisa menikmati makanan gratis. -foto: dok.pemkot jogja

Akurat.co,Jogja-Di Kampung Jageran, Mantrijeron, Kota Yogyakarta bertahan tradisi, Sedekah Jageran.

Tradisi sedekah ini sudah bertahan 16 tahun lamanya. Seperti yang dilakukan untuk memperingati HUT RI ke-81 tahun ini.

Puluhan stan makanan dan minuman berjajar di sepanjang Jalan Jageran RW 08 dan seluruh hidangan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Baca Juga: Penampilan Polisi Cilik di Upacara Penurunan Bendera Pemkab Kulon Progo Pukau Masyarakat

Panitia mencatat ada sebanyak 45 stan yang terlibat dalam kegiatan.

Salah satu peserta Sedekah Jageran, Sumirah, mengaku telah lama berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Jika sebelumnya ia biasa membuat sotong, kini dirinya memilih menyajikan pukis dengan bentuk yang berbeda dari biasanya.

Sumirah berharap, pelaksanaan Sedekah Jageran ke depan dapat semakin tertata, terutama dalam mekanisme pembagian makanan agar seluruh warga yang hadir mendapatkan bagian secara merata.

"Kalau bisa yang mengambil itu antre satu-satu, supaya semuanya dapat dan tidak ada yang dobel. Jadi bisa merata,” ungkapnya dikutip dari laman Pemkot Jogja, Selasa (18/8).

Menurutnya, Sedekah Jageran bukan sekadar kegiatan membagikan makanan gratis.

Tradisi yang telah bertahan selama 16 tahun tersebut menjadi ruang untuk mempererat hubungan sosial, menjaga semangat gotong royong, sekaligus merawat kebersamaan warga dalam momentum peringatan kemerdekaan.

Ketua Panitia Sedekah Jageran, Hanung Subroto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur warga atas berbagai nikmat yang diberikan Tuhan sekaligus menjadi sarana memperkuat gotong royong, kerukunan, kepedulian, dan tali silaturahmi antar warga.

“Sedekah bumi ini merupakan kegiatan rutin. Tahun ini sudah memasuki tahun ke-16. Ini sebagai rasa syukur kami kepada Allah Subhanahu wa ta'ala atas kenikmatan yang diberikan, sehingga kita bisa hidup dalam suasana kemerdekaan di Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, semangat sedekah juga menjadi bagian penting dalam menjaga kebersamaan masyarakat.

Warga secara sukarela menyumbangkan makanan maupun minuman untuk dibagikan kepada siapa saja yang datang.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mengapresiasi pelaksanaan Sedekah di Jageran.

Baca Juga: Kisah Ananto Kusworo, Awalnya Ditolak, Sedekah Sampah melalui Masjid Membawanya Raih Kalpataru

Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya semangat guyub rukun dan gotong royong warga.

“Acara ini luar biasa. Seluruh warga dari ujung jalan sampai ujung depan ini semua keluar. Semua menjajakan masakannya sendiri di tiap-tiap rumah. Ini semuanya luar biasa,” jelasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.