Bupati Gunungkidul Tinjau Pembangunan 9 Proyek Infrastruktur, Apresiasi Dukungan Warga

Akurat.co,Jogja-Pemkab Gunungkidul saat ini tengah memprioritaskan pembangunan infrastruktur.
Pembangunan meliputi perbaikan jalan-jalan kabupaten yang menjadi kewenangan daerah, terutama akses vital menuju sekolah, pasar, dan fasilitas umum lainnya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan secara keseluruhan, tahun ini pemerintah daerah menangani total 25 kilometer jalan kabupaten yang tersebar di beberapa ruas.
Baca Juga: Pemkab Gunungkidul Bakal Kirim Tenaga Kerja Musiman ke Korsel, Gaji 240 Juta
"Total anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp40 miliar, dan jumlah ini belum termasuk rencana penambahan pada anggaran perubahan mendatang," paparnya dikutip dari laman resmi Pemkab Gunungkidul, Kamis (3/9).
Dalam kesempatan ini, bupati juga meninjau langsung sembilan proyek yang sedang dikerjakan.
Di antaranya:
-Rehabilitasi Ruas Jalan Duwet-Wareng.
-Rekonstruksi Ruas Jalan Serpeng-Semanu.
-Pembangunan Talud Ruas jalan Kemiri-Pulebener.
-Pembangunan Drainase Ruas jalan Singkil-Giring.
-Rekonstruksi Ruas Jalan Plembutan-Dengok.
-Rekonstruksi Ruas Jalan Getas-Srikoyo.
-Rekonstruksi Ruas jalan Pengkol-Kedungpoh.
-Rekonstruksi Ruas Jalan Karangtengah-Bejiharjo.
-Rekonstruksi Duwet Kemejing.
Pemerintah mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan.
Di beberapa lokasi, warga dengan sukarela mengizinkan penebangan pohon untuk pembangunan drainase, bahkan di wilayah Kedungpoh, terdapat warga yang menghibahkan tanahnya untuk pemasangan sodetan gorong-gorong guna mengatasi banjir saat hujan.
Sementara itu, untuk rencana jangka panjang, pemerintah masih terus mengupayakan sumber pendanaan lain, termasuk koordinasi dengan pemerintah pusat melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).
Baca Juga: Kisah Hanif Ubed Pemuda Bandung Berlari 50 Km Bantu Warga Gunungkidul yang Kesulitan Air
“Beberapa ruas jalan strategis, seperti akses menuju Bejiharjo atau Pindul, serta kelanjutan jalur Kepek-Ngobaran, saat ini masih dalam proses pengajuan dan menunggu kabar dari pusat," ungkap Kepala DPUPRKP Kabupaten Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto.
Pemerintah daerah terus mengawal penyerapan anggaran agar dapat maksimal.
Saat ini, persentase penyerapan yang sebelumnya berada di angka 24 persen dipacu untuk segera mencapai target 90 persen sebagai bagian dari raport kinerja Dinas PU.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 4Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 5Tangan di Saku, Manajer PSIM Iksan Mahar Meminta Maaf
- 6Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 7Hadapi PSIM, PSM Makassar Lakukan Persiapan Khusus
- 8Prodi Humas S1 UPN Veteran Yogyakarta Raih Akreditasi Unggul
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









