Keren, Jam Belajar Masyarakat Kota Jogja Dimulai dari Tingkat RW

Akurat.co,Jogja-Rukun Warga (RW) sebagai tingkatan lembaga kemasyarakatan tingkat bawah di Kota Jogja memberikan contoh bagus dalam membangun masyarakat.
Seperti yang dilakukan RW 6 Bumen, Kelurahan Purbayan, yang menginisiasi program Jam Belajar Masyarakat (JBM).
Bahkan, mereka memiliki pengurus pokja JBM yang bertugas menyukseskan kegiatan.
Baca Juga: Setelah di Kotagede, Program Bule Mengajar Sasar Kampung Wisata Lain di Kota Jogja
Ketua Pengurus Pokja JBM RW 6 Bumen, Hendri mengatakan, JBM di wilayahnya sebagai pengembangan kegiatan serupa yang pernah ada di Kotagede.
Menurutnya, dulu di Kotagede ada Gemar Mengaji, Gerakan Maghrib Mengaji.
"Maka kami gabungkan durasi waktunya lama. Jam 18.00 sampai jam 19.00 itu mengaji, jam 19.00 sampai jam 21.00 itu belajar.
Tetapi kami belajarnya tidak rutin, kami hanya mendampingi saja," kata Hendri.
Ketua RW 6 Bumen, Gatot Ngudiatmoko yang juga pembimbing pengurus pokja JBM RW 6 Bumen menyampaikan pengurus Pokja JBM mengingatkan dan mengajak anak-anak saat JBM belajar di rumah dan orang tua mendampingi serta membimbing.
Karena menurutnya selama ini sebagian orang tua ada yang hanya menyuruh anak belajar tapi dibiarkan sendiri dan orang tua sibuk dengan handphone.
Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif. Seperti disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Masyarakat dan PAUD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kota Yogyakarta, Siti Hidayati.
"Ini membuat Kota Yogyakarta menjadi kota pelajar dan bermutu pendidikan dengan adanya kesadaran masyarakat untuk menanamkan budaya belajar kepada anak-anak.
Jadi, Dinas Pendidikan mensupport sekali JBM dihidupkan kembali dengan inisiasi dari masyarakat seperti RW 6 Bumen," kata Siti Hidayati dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja, Senin (14/9).
Baca Juga: Rumput Rusak, Lapangan Karang Kotagede Ditutup 6 Bulan
Kegiatan juga menjadi inspirasi mahasiswa yang melakukan KKN. Seperti mahasiswa KKN UII yang melakukan expo karya, di mana salah satu karaynya terkait JBM dan ikut mendampingi kegiatan anak-anak belajar bersama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









