Saat Pelajar SMA di Jogja Mulai Sadar Pentingnya Pengelolaan Sampah

Akurat.co, Jogja-Pelajar SMA di Jogja mulai menyadari betapa pentingnya mengelola sampah dan mejaga lingkungan.
Seperti yang ditunjukkan siswa SMA 3 Yogyakarta.
Salah satu siswi SMA 3, Hemagita Maharani (XII-7) mengungkapkan dukungannya terhadap program-program kepedulian lingkungan.
Seperti halnya program Akademi Sekolah Lestari (ASRI) yang digagas salah satu brand terkenal.
"Di sekolah kami sudah ada program pemilahan sampah dan greenhouse. Harapannya semoga program seperti ASRI ini semakin sering hadir agar lebih banyak yang peduli lingkungan,” katanya.
Baca Juga: Mulai 1 Agustus 2025, KAI Daops 6 Yogyakarta Tambah Luxury Lounge di Lantai 2 Stasiun Yogyakarta
Kepala Sekolah SMAN 3 Yogyakarta, Drs. Suhirno, M.B.A mengungkapkan,program tersebut sangat sejalan dengan misi pembelajaran mendalam dan gaya hidup berkelanjutan yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
“Kami menitipkan kepada para siswa agar mereka mulai peduli dan bertanggung jawab terhadap kelestarian alam. Program ini memberikan pengalaman praktis bagi siswa untuk mengelola sampah secara mandiri,” ujarnya.
Sekilas tentang ASRI
ASRI berfokus pada tiga isu krusial seperti pengelolaan sampah, konservasi alam, dan kesehatan fisik.
Project Lead ASRI Menyapa, Arki Sudito menyampaikan, program ini akan berjalan melalui platform digital lestariakademi.id, dimana tersedia delapan kursus interaktif bagi guru dan murid.
“Kontennya dirancang ringan dan menarik, seperti format reels atau video singkat, agar siswa mudah memahami prinsip keberlanjutan tanpa merasa terbebani,” jelas Arki.
Baca Juga: Usai Keracunan Massal Pelajar Di Kulon Progo, SPPG Sebut Penyajian MBG Sudah Sesuai SOP
Ia juga menyebutkan, setiap kursus akan diakhiri dengan aksi nyata berupa proyek yang bisa didaftarkan untuk kompetisi nasional.
Dengan target menjangkau 3.500 sekolah dan 200.000 siswa-guru di seluruh Indonesia, ASRI diharapkan dapat mencetak Generasi Emas 2045 yang peduli lingkungan dan berdaya saing tinggi dan program ini juga mendukung Gerakan Sekolah Sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









