Mahasiswa UNY Ubah Limbah Kayu Praktikum jadi Tempat Tisu Bernilai Ekonomi

Akurat.co,Jogja- Limbah kayu hasil praktikum yang biasanya dibuang dimanfaatkan oleh mahasiswa UNY menjadi tempat tisu yang bernilai ekonomi.
Kegiatan ini dilakukan Mahasiswa Pembelajaran Luar Kampus (PLK) Mengajar UNY di SMKN 1 Kalasan Sleman.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Kriya, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB) UNY.
Baca Juga: UNY Terima 1.834 Mahasiswa Baru dari Jalur SNBP 2026
Mereka adalah Kautsar Ahmad Raharjo selaku ketua, bersama anggota Pinkan Wahyu Nafila, Alfitya Imania Rasanti, Chika Erlanika Sevianita, Calvin Alfiqri Fermansyah, dan Muh. Rafi Zidan Al Rasyid.
Proses pengolahan limbah kayu
Dilansir dalam laman resmi UNY, proses pengolahan limbah dilakukan melalui beberapa tahapan.
Limbah kayu dipotong dengan ukuran sekitar 2 cm x 6 cm, kemudian dirakit menggunakan lem hingga membentuk struktur dasar.
Untuk meningkatkan daya tarik visual, bagian tengah produk dikombinasikan dengan potongan kayu dengan warna berbeda.
Setelah itu, permukaan kayu dihaluskan agar rapi dan aman digunakan, sebelum akhirnya dirakit menjadi kotak tisu yang siap pakai.
Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan produk kreatif, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi siswa dalam mengembangkan keterampilan serta kesadaran terhadap pengelolaan limbah.
Baca Juga: Kisah Yuan Amir, Anak Petani Purworejo Bisa Kuliah di UNY Berkat KIP
Mahasiswa PLK Mengajar UNY turut berperan dalam mendorong pemanfaatan sumber daya secara lebih bijak sekaligus menumbuhkan kreativitas di lingkungan pendidikan kejuruan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara mahasiswa dan sekolah dapat terus menghasilkan inovasi yang berdampak positif, baik bagi lingkungan maupun pengembangan kompetensi peserta didik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam






