UAJY Raih Best Oral Presenter di Konferensi Kesehatan Internasional

Akurat.co, Jogja - Dosen Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) apt Sendy Junedi berhasil meraih Best Oral Presenter dalan Health Science International Conference (HSIC) ke-5 yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
HSIC ini digelar bersamaan dengan Annual Meeting Indonesian Society Cancer Chemoprevention (ISCC) ke-17. Konferensi dengan tema “Advancing Healthcare Innovation, Collaboration, and Sustainable Action” berlangsung pada 28–29 Agustus 2026 lalu.
Sendy meraih penghargaan tersebut melalui presentasi berjudul “Bioactive Peptide Fractions of Hermetia illucens Larvae Modulate Oxidative Protection, Cell Proliferation, and Migration.”
Penelitian ini mengkaji aktivitas fraksi peptida bioaktif dari larva Hermetia illucens dalam kaitannya dengan perlindungan terhadap stres oksidatif, proliferasi sel dan migrasi sel.
Baca Juga: Wisuda UAJY, Rektor Ingatkan Negara Sedang Tidak Baik-Baik Saja
Di balik penelitian tersebut terdapat kolaborasi yang melibatkan sejumlah institusi. Riset ini merupakan bagian dari hibah RIIM Kompetisi Gelombang 8. Hasil kerja sama UAJY dengan Universitas Mulawarman, Universitas Gadjah Mada (UGM), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Jepang.
Kolaborasi lintas institusi tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan riset Sendy. Hasil penelitian tidak hanya dikembangkan melalui kerja sama antarperguruan tinggi di Indonesia, tetapi juga terhubung dengan mitra riset dari Jepang.
Di forum tersebut, Sendy memaparkan hasil penelitiannya di hadapan peneliti dan akademisi dari berbagai institusi. Capaian sebagai Best Oral Presenter menjadi pengakuan terhadap kualitas penyampaian dan substansi riset yang dibawanya ke forum tersebut.
“Bagi saya, kesempatan mempresentasikan penelitian di forum seperti ini menjadi ruang untuk mendapatkan masukan sekaligus membuka peluang kolaborasi baru. Penghargaan Best Oral Presenter tentu menjadi apresiasi yang berarti, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana penelitian ini dapat terus dikembangkan bersama mitra yang terlibat,” ujar Sendy, Senin (01/09/2026).
Baca Juga: PSM UAJY Hibur Penumpang di Stasiun Yogyakarta
Keikutsertaan Sendy juga tidak terlepas dari keterlibatannya sebagai anggota Indonesian Society Cancer Chemoprevention (ISCC). Dalam Annual Meeting ke-17 tersebut, ia turut mengikuti pembahasan mengenai program ISCC yang telah berjalan selama satu tahun serta rencana pengembangan program ke depan.
Bagi Fakultas Teknobiologi UAJY, capaian ini menunjukkan bahwa pengembangan riset dapat berjalan beriringan dengan perluasan jejaring akademik. Riset yang lahir dari lingkungan kampus dapat menemukan ruang untuk diuji, didiskusikan, dan dikembangkan bersama peneliti dari berbagai institusi, termasuk mitra internasional.
Melalui keterlibatan aktif dalam forum ilmiah dan kolaborasi riset lintas institusi, UAJY terus memperluas kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya pada bidang teknologi hayati dan kesehatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









