Pembalap Muda Asal Sleman Cetak Sejarah di Lintasan Dunia

Akurat.co, Jogja - Pembalap muda asal Kabupaten Sleman DIY mencetak sejarah di lintasan dunia.
Pembalap muda binaan Astra Honda Racing Team mencetak sejarah untuk Indonesia.
M Kiandra Ramadhipa pembalap muda asal Sleman Yogyakarta tampil memukau dalam gelaran FIM JuniorGP World Championship yang berlangsung di sirkuit Magny-Cours Perancis.
M. Kiandra Ramadhipa berhasil melaju kencang dan mencetak sejarah dengan meraih podium tertinggi dalam race pertama balap European Talent Cup (ETC).
Baca Juga: Pembalap Muda Asal Gunungkidul Veda Ega Pratama Ingin Teruskan Tren Positif di Prancis
Raihan Ramadhipa sekaligus menjadi prestasi pertama pembalap Indonesia di balapan bergengsi benua Eropa ini.
Ramadhipa yang turun bersama Honda Asia Dream Racing Junior Team tampil luar biasa.
Kondisi track yang hujan, membuat jadwal start ditunda sebanyak dua kali.
Lintasan basah menjadi tantangan untuk Ramadhipa yang baru pertama kali turun di lintasan arena balap ini. Balapan pun dikurangi menjadi sembilan lap atas penundaan jadwal start.
Pemuda asal Sleman, Yogyakarta ini mampu melakukan start dengan baik dari posisi 2. Persaingan di grup depan sangat rapat dengan diisi pembalap yang cukup banyak.
Baca Juga: Profil dan Biodata Veda Ega Pratama: Pembalap Jogja yang Sukses Curi Perhatian Dunia
Beberapa pembalap melakukan slipstream terhadap Ramadhipa dalam beberapa kesempatan, hingga membuatnya sempat bergeser ke posisi ke-8. Namun, dia bisa bangkit dan berada di posisi empat besar pada lap kedua terakhir.
Memulai lap terakhir dengan berada di posisi kedua, Ramadhipa turun ke posisi ketiga di sektor pertama. Tetapi, dia berhasil melewati dua pembalap di depan, lalu memimpin balapan dan bertahan hingga akhir.
Lagu Indonesia Raya pun berkumandang di Magny Cours dan menjadi capaian bersejarah pertama kali dari pembalap Indonesia di sirkuit ini.
Saat ini Ramadhipa berada di peringkat empat klasemen sementara dengan raihan 73 poin.
“Saya sangat senang dengan kemenangan pertama kami di ajang ini,” ujar Ramadhipa, Selasa (08/07/2025).
General manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan, capaian bersejarah dan poin penting yang diraih oleh pembalap binaan Honda merupakan wujud kerja keras serta kemampuan adaptasi yang mereka miliki.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam








