Riko Simanjuntak: Tekanan Adalah Hal Biasa dalam Kompetisi Sepak Bola

Akurat.co,Jogja-Gelandang senior PSS, Riko Simanjuntak menandaskan bahwa tantangan dan tekanan sebagai hal biasa dalam kompetisi sepak bola.
Riko mengemukakan hal tersebut usai PSS bermain imbang 1-1 melawan Kendal Tornado, Minggu (29/3/2026).
Hasil tersebut menempatkan PSS tetap di posisi pertama klasemen sementara. Tapi membuat tekanan dan persaingan promosi semakin ketat.
Baca Juga: Jeda Kompetisi Dimanfaatkan PSS Benahi Permainan
“Sebagai pemain senior, tekanan dalam kompetisi itu hal biasa. Tapi bagi pemain muda, tekanannya tentu jauh lebih besar," ujarnya.
Oleh karena itu, menjadi tugas pemain senior menjaga suasana tim tetap kondusif dan memberikan dukungan.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa tantangan terbesar malah ada di tim pelatih yang harus memilih komposisi pemain terbaik di setiap pertandingan.
Pasalnya, seluruh pemain di PSS menunjukkan kontribusi yang positif.
“Yang paling pusing sebenarnya pelatih, karena harus menentukan komposisi pemain setiap pertandingan," ujarnya.
Kombinasi pemain muda dan meiliki jam terbang tinggi bagi Riko Simanjuntak menjadi kombinasi ideal di dalam tubuh Laskar Sembada.
Baca Juga: PSS Tambah Pemain di Bursa Transfer Kedua? Ini Kata Pieter Huistra
“Tim ini sangat bagus. Kombinasi pemain muda, pemain senior, bahkan yang lebih tua, sangat seimbang.
Dan yang paling penting, kami bukan sekadar tim, tetapi keluarga. Keluarga di dalam lapangan,” tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









