Kembali ke Jalur Kemenangan, Ini Ungkapan Pelatih PSIM Paul van Gastel

Akurat.co,Jogja-Setelah melewati delapan laga tanpa kemenangan sejak awal Maret, PSIM akhirnya kembali menikmati torehan tiga poin.
Raihan kemenangan PSIM kembali didapat setelah menundukkan Malut United dengan skor 2-0 pada laga pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (10/5).
Dua gol kemenangan Laskar Mataram dicetak lewat tendangan penalti Ze Valente menit 45+13 dan gol tendangan keras di dalam kotak penalti Andy Irfan menit 90+5.
Skor kemenangan kali ini juga sama dengan hasil di putaran pertama lalu saat PSIM unggul dua gol tanpa balas atas Malut United pada laga pekan ke-4 silam saat laga digelar di Ternate.
Baca Juga: Razzi Taruna Mundur sebagai Manajer PSIM, Liana Tasno: Murni Keputusan Pribadi
Dan kemenangan pada laga pekan ke-32 ini terasa cukup spesial bagi PSIM karena di delapan laga beruntun sebelumnya, tak mampu mencatat kemenangan.
Dari delapan laga itu, PSIM hanya mampu mencatat tiga hasil imbang dan lima kekalahan.
Ungkapan Van Gastel
Usai laga, pelatih PSIM Yogyakarta, Jean Paul Van Gastel mengatakan hasil ini layak didapatkan karena kerja keras para pemainnya.
Namun dia juga tetap mencatat evaluasi yang selalu berulang di musim ini.
“Kami bisa bermain cukup bagus di laga kali ini, tetapi kemudian kembali selalu kesulitan di final third. Banyak keputusan salah yang dilakukan.
Tapi menurut saya, kami pantas untuk untuk mendapatkan kemenangan ini,” kata Van Gastel.
Lawan yang bermain dengan 10 orang setelah Wbeymar Angulo diganjar kartu merah oleh wasit di menit 45+11 disebut pelatih asal Belanda itu cukup memberikan kemudahan bagi PSIM.
“Saat lawan bermain dengan 10 orang, permainan menjadi lebih mudah, meskipun kami tidak menciptakan banyak peluang,” ucap Van Gastel lagi.
Menanggapi kembalinya PSIM ke jalur kemenangan setelah di delapan laga beruntun gagal, Van Gastel menyebut mestinya kemenangan sudah bisa dikantongi di beberapa laga sebelumnya.
Pelatih asal Belanda ini menyebut masalah pada penyelesaian akhir, membuat timnya gagal meraih kemenangan.
Baca Juga: Laga vs Persija di Bali, Bos PSIM: Kami Memahami Kekecewaan Suporter
“Saya sudah terus melatih masalah ini di setiap kesempatan. Harapannya pada suatu saat mereka menyadari apa solusinya dan bagaimana cara melakukannya (dengan baik saat pertandingan),” tegasnya.
Usai kembali ke trek kemenangan, Van Gastel mengatakan bahwa sudah memenuhi target musim ini.
“Target untuk tidak terdegradasi sudah bisa kita penuhi. Tapi saya selalu ingin lebih dan berharap mentalitas ini bisa juga tertanam di pemain,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam







