Ketum PSSI Erick Thohir Beri Pesan Penting di Festival Grassroots Piala Presiden 2026

Akurat.co,Jogja-Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyampaikan pesan pentingnya pada ajang putaran final Festival Grassroots Nasional U-10 dan U-12 di Bantul, Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
"Piala Presiden tahun ini adalah bukti bahwa sepak bola menjadi alat pemersatu bangsa dan harus dibangun dari akar rumput (grassroot)," ujar Erick Thohir di sela-sela kemeriahan festival.
Menurutnya, keterlibatan klub dari seluruh provinsi di Piala Presiden 2026 membuka kesempatan lebih luas bagi talenta muda dari berbagai daerah guna menunjukkan kemampuan mereka di tingkat nasional.
Baca Juga: PSIM Lepas Fahreza Sudin, Manajemen: Terima Kasih untuk Dedikasinya
Tim-tim tangguh seperti FBS Nusantara dari Banjar, Lambhuk FA dari Aceh, hingga Perspin dari Pinrang dari Sulawesi Selatan turut berpartisipasi pada ajang ini.
Erick menegaskan keberhasilan sepak bola Indonesia bukanlah hasil kerja satu pihak semata.
Pembangunan sistem yang kuat memerlukan sinergi dari berbagai elemen bangsa.
"Membangun sepak bola Indonesia bukanlah karya individu, melainkan hasil kerja keras seluruh stakeholder, termasuk di dalamnya masyarakat Indonesia," ungkap Erick.
"Kerja keras dalam membangun sepakbola ini tidak hanya untuk generasi hari ini, tetapi untuk keberlanjutan di masa depan," imbuhnya.
Festival Grassroots Piala Presiden 2026 ini merupakan bagian integral dari visi besar PSSI dalam mempersiapkan Tim Nasional Indonesia menuju kualifikasi Piala Dunia 2030.
Dengan mengadopsi standar internasional, termasuk regulasi FIFA dan PSSI untuk kompetisi usia dini, turnamen ini menjadi kawah candradimuka bagi bibit-bibit muda potensial.
Seiring dukungan penuh dari pemerintah, termasuk perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto terhadap pembinaan sepakbola nasional, PSSI terus berkomitmen memastikan pembinaan usia dini berjalan konsisten, berjenjang, dan berkualitas.
Baca Juga: Deny Ardianta Resmi Jadi Ketua Askab PSSI Sleman
Festival ini tidak hanya sekadar ajang pencarian bakat, melainkan perayaan mimpi anak-anak Indonesia.
Dari JEC Soccer Field, Bantul, langkah menuju panggung dunia itu dimulai.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 4Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 5Tangan di Saku, Manajer PSIM Iksan Mahar Meminta Maaf
- 6Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 7Hadapi PSIM, PSM Makassar Lakukan Persiapan Khusus
- 8Prodi Humas S1 UPN Veteran Yogyakarta Raih Akreditasi Unggul
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam






