UAJY Tutup Rangkaian Kompetisi Basket Hoopsdown #3

Akurat.co, Jogja - Puluhan sekolah dari jenjang SD hingga SMA/sederajat dari berbagai sekolah di Indonesia mengikuti kompetisi basket yang berlangsung di Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY).
Bertajuk Atma Jaya Hoopsdown #3, kompetisi basket ini dipusatkan di Hall Student Center Gedung Slamet Riyadi ini menjadi salah satu rangkaian dari Dies Natalis ke-61 UAJY.
Wakil Rektor III UAJY, Yosef Daryanto mengatakan, Atma Jaya Hoopsdown #3 menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan dan semangat kompetitif di lapangan.
Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, kompetisi ini juga menjadi bagian dari upaya UAJY mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga, khususnya dalam menumbuhkan sportivitas, kerja sama tim, mental dan kepercayaan diri.
Baca Juga: UAJY Ajak Mahasiswa Internasional Kenali Kearifan Lokal dan Keberlanjutan
"Kompetisi olahraga ini merupakan salah satu bentuk kontribusi UAJY dalam mendukung perkembangan generasi muda. Tidak hanya melalui aspek akademik, tetapi juga melalui kegiatan non akademik," jelasnya.
Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, penyelenggaraan Hoopsdown #3 tidak semata-mata diarahkan untuk menghasilkan atlet berprestasi. Tetapi juga memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan kekuatan mental, kepercayaan diri, dan kemampuan bekerja sama.
Sheryl Keisya Triswoyo, pemain tim basket putri dari SMA Olifant Yogyakarta yang sukses meraih juara I mengatakan, kemenangan ini memiliki arti penting bagi sekolahnya karena menjadi bagian dari upaya mempertahankan tradisi juara yang telah dibangun oleh para alumni sebelumnya.
Ia juga menceritakan pengalaman berkesan dari kompetisi ini adalah nilai kebersamaan dan kekompakan yang terbangun dalam tim. Menurutnya, mempertahankan gelar juara justru menghadirkan tantangan tersendiri bagi tim.
Baca Juga: Dosen UAJY Raih Hibah RIIM BRIN untuk Kembangkan Wisata Inklusif di Yogyakarta
“Tentunya nilai untuk terus solid menjadi penting untuk mempertahankan gelar. Karena bagi kami mempertahankan itu lebih susah daripada buat dapetin gelar itu sendiri,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam





