Jogja

Adrian Purzycki Bertekad Bawa PSIM Raih Kemenangan atas Persebaya

Tegar Wahyudi | 7 September 2026, 06:30 WIB
Adrian Purzycki Bertekad Bawa PSIM Raih Kemenangan atas Persebaya
Adrian Purzycki merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Persita, Sabtu (5/9).

Akurat.co,Jogja- Adrian Purzycki menjadi penyelamat PSIM saat laga kandang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/8).

Gol yang dicetaknya membuat Laskar Mataram mengakhiri laga dengan skor 1-1 saat menghadapi Persita.

Satu gol bermakna karena pada hari pertandingan PSIM merayakan ulang tahun ke-97. Persita sempat unggul lebih dulu 1-0.

Pemain asal Polandia itu mengatakan bahwa timnya bermain sedikit kacau pada babak pertama.

Baca Juga: Prediksi PSIM vs Persita, Laskar Mataram Diibayangi Dua Kekalahan Musim Lalu

"Dalam pertandingan seperti ini kita harus sedikit lebih sabar karena lawan sedang menunggu kesalahan kita secara terus menerus," katanya seusai laga.

Pemain 29 tahun yang pernah memperkuat klub Belanda, Fortuna Sittard

merasa sangat bahagia bisa langsung mencetak gol penyelamat bagi PSIM pada penampilan debutnya.

“Semua orang di klub telah melakukan upaya terbaik agar saya dapat beradaptasi secepat mungkin dari iklim sepak bola Eropa,” ucapnya.

Adrian bertekad meraih poin penuh pada pertandingan selanjutnya. Pada laga berikut, PSIM akan melawat ke Stadion Bung Tomo, Surabaya menghadapi Persebaya, Minggu (13/9).

Pergantian pemain yang tepat

Sementara itu Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel menyebut anak asuhnya memulai pertandingan dengan sangat gugup ketika melawan Persita.

"Kami sangat kesulitan dalam menjaga penguasaan bola hari ini dan hal tersebut justru menjadi sebuah kelemahan tim pada sepanjang babak pertama,” ungkapnya.

Lalu pergantian pemain mengubah permainan. Ia menyebut para pemain pengganti itu membawa banyak energi ke dalam lapangan.

Baca Juga: PSIM Berlakukan Tiket Terusan, Termurah Rp925 Ribu Semusim

Perubahan taktik dari jajaran pelatih terbukti jitu ketika para pemain utama mulai ikut terpacu mengambil alih kendali permainan jelang peluit panjang.

“Secara keseluruhan kami tidak pantas kalah dari lawan dan hasil imbang ini merupakan skor akhir adil bagi kedua kubu,” papar pelatih berpaspor Belanda tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.