Bek Anyar PSIM Ondrej Rudzan Ceritakan Pengalaman Main di Bawah Terik Matahari Bantul

Akurat.co,Jogja- Bek anyar PSIM, Ondrej Rudzan menceritakan pengalamannya bermain di bawah terik matahari Bantul, Sabtu (5/9) lalu.
Pemain asal Republik Ceko tersebut untuk pertama kalinya merasakan atmosfer sepak bola Indonesia sekaligus di luar benua Eropa.
Cuaca tropis pada laga sore hari menjadi ujian fisik tersendiri bagi pemain baru ini.
Baca Juga: Adrian Purzycki Bertekad Bawa PSIM Raih Kemenangan atas Persebaya
Meski demikian, Ondrej tidak ingin menjadikan tantangan ini sebagai alasan atas kurang maksimalnya performa bersama tim di lapangan.
“Mengenai cuaca, memang tidak mudah, tetapi kondisinya sama bagi semua pemain,” tutur bek 28 tahun ini.
Dia merasa gaya permainannya sangat membantu proses adaptasi terhadap kondisi cuaca yang cukup panas di daerah Jogja dan Bantul.
"Karena tipe permainan saya banyak berlari, hal ini tidak terlalu menyulitkan bagi saya, meskipun terik matahari tetap menjadi tantangan," ungkapnya.
Menurutnya, ketika nanti PSIM mendapatkan jadwal bermain di malam hari, kondisinya akan berbeda.
Ondrej menilai ini sebagai keuntungan bagi kondisi kebugaran fisik para pemain.
“Namun, suhunya cukup baik, dan jika matahari sudah terbenam, kondisinya akan sangat sempurna untuk pertandingan.
Jadwal berikutnya kami akan berlaga pukul 19.00, sehingga cuacanya akan terasa jauh lebih nyaman bagi tim maupun bagi saya pribadi,” terangnya.
Sayang, pada debut perdananya di Stadion Sultan Agung, Bantul, PSIM hanya bermain imbang 1-1 melawan Persita.
Baca Juga: Prediksi PSIM vs Persita, Laskar Mataram Diibayangi Dua Kekalahan Musim Lalu
Berikutnya, PSIM akan melawat ke Stadion Bung Tomo, Surabaya, menghadapi tuan rumah Persebaya, Minggu (13/9).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam







