Prihatin Karhutla Kalimantan, Bonek dan Slemania Bersatu Sumbangkan Masker

Akurat.co,Jogja-Laga Persebaya vs PSS Sleman yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (18/10) besok dijadikan momentum menggugah kesadaran sosial.
Kedua kelompok suporter, Bonek dan Slemania sepakat laga akan dijadikan sebagai sarana menumbuhkan kepedulian terhadap bencana kebakaran hutan (Karhutla) di Kalimantan.
Perwakilan dari Bonek, Cak Tulus mengatakan, laga melawan Sleman menjadi momentum menunjukkan kepedulian terhadap sesama.
Baca Juga: Terungkap Rahasia di Balik Kemenangan Perdana PSS dengan Skor Besar
Karena laga yang akan dilakukan Minggu besok masih dalam suasana duka karhutla di Kalimantan, Cak Tulus pun meminta Bonek untuk berdonasi masker.
"Laga Minggu besok, karena kita masih mengalami namanya kebakaran hutan, karhutla, saya nyuwun tulung, saya mohon besok kalau bisa ke GBT bawalah masker, kita kumpulkan bersam-sama," katanya dikutip dari unggahan Instagram Persebaya.
Inisiasi dari Bonek mendapat dukungan penuh dari Slemania.
Ovan, perwakilan BCS East Java menyatakan, Brigata Curva Sud, salah satu kelompok suporter PSS, mengimbau Slemania semua menyukseskan dan memperlancar gerakan tersebut.
"Kami dari Brigata Curva Sud ingin menyamapaikan informasi bahwanya kami akan turut aksi teman-teman Bonek, one mane one masker.
Temen-temen yang di Kalimantan sangat membutuhkan masker," terangnya.
Cak Tulus menegaskan bahwa laga besok menjadi kesempatan bagi sepak bola untuk menunjukkan sisi kemanusiaan dan kebersamaan.
"Sepak bola tidak hanya berhenti di 90 menit, football for humanity, football for unity," katanya.
Kalau dicermati, aksi simpatik Bonek bukan sekarang ini saja dilakukan.
Pada Maret 2019, Bonek melakukan aksi sosial dengan melempar puluhan ribu boneka dari tribune GBT.
Baca Juga: Hasil BRI Super League Pekan 4: Beda Nasib Dua Tim Jogja, PSIM Kalah, PSS Pesta Gol
Aksi tersebut diinisiasi oleh maskot Persebaya (Jojo dan Zoro) sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral untuk anak-anak penderita kanker.
Boneka yang terkumpul kemudian disortir dan disalurkan kepada anak-anak yang membutuhkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam







