Sektor Swasta Harus Jadi Penggerak Ekonomi Daerah, Ketua Komisi A DPRD DIY Dukung Penuh

Akurat.co,Jogja-Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengharapkan sektor swasta mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi di daerah.
Swasta juga bisa berperan penting dalam pengendalian inflasi serta peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
Menurut Tito, pemerintah daerah (Pemda) perlu lebih terbuka terhadap dunia usaha dengan langkah konkret seperti mempermudah perizinan, memberikan insentif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta menjaga stabilitas inflasi.
“Inflasi sangat krusial bagi pertumbuhan ekonomi. Dengan dukungan swasta, daerah bisa tumbuh lebih cepat sekaligus menjaga harga tetap terkendali,” ujarnya.
Tito juga mengingatkan pentingnya belanja pemerintah daerah dilakukan secara tepat waktu dan berkualitas.
Belanja yang baik tidak hanya mendorong daya beli masyarakat, tetapi juga menstimulasi aktivitas sektor swasta.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menarik Rp200 triliun dana pemerintah dari Bank Indonesia (BI) untuk ditempatkan di perbankan nasional.
Skema ini diharapkan memperlancar transmisi likuiditas ke sektor riil melalui perbankan, termasuk bagi UMKM dan dunia usaha daerah.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, langkah Mendagri Tito dan Menkeu Purbaya saling melengkapi.
Menurutnya, Pemda perlu menjadi mitra proaktif bagi swasta dengan tata kelola sederhana, transparan, dan terukur.
Josua menegaskan bahwa pemangkasan perizinan usaha harus menjadi prioritas utama Pemda.
Perizinan yang cepat, pasti, dan transparan akan menurunkan biaya kepatuhan serta memulihkan minat investasi lokal.
“Pemda bisa menegakkan pelayanan terpadu, memangkas syarat yang tidak bernilai tambah, dan memperkuat smart governance.
Ini akan mempercepat realisasi investasi sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat,” kata Josua, Jumat (12/9).
Baca Juga: Kemendagri Apresiasi DIY Bikin Wilayah Adem dan Tenteram Pascademonstrasi
Di sisi lain, pemanfaatan dana swasta juga mendapat dukungan penuh dari Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto.
Politisi PDIP ini mendorong Pemda DIY mencari sumber pendanaan dari sektor swasta guna menopang anggaran pembangunan daerah.
Dikutip dari Antara, alumni magister ekonomi pembangunan UGM ini menilai porsi partisipasi masyarakat dan swasta dalam pembangunan daerah saat ini masih kecil.
"Padahal potensinya sangat besar dan perlu digali lebih jauh," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 3Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 4Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 5Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 6Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 7FTI UAJY Perkuat Kemampuan Komunikasi antara Dosen dengan Mahasiswa
- 8Penampilan Polisi Cilik di Upacara Penurunan Bendera Pemkab Kulon Progo Pukau Masyarakat
- 9Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 10Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya






