Kendalikan Inflasi, Pemkot Jogja Gelar Pasar Murah selama Februari

Akurat.co,Jogja-Pemkot Jogja melakukan upaya nyata mengendalikan inflasi, terutama pada saat bulan Ramadan dan menjelang hari raya idulfitri.
Pemkot akan menggelar pasar murah selama 22 hari. Dimulai 6 hingga 27 Februari 2026 mendatang.
Kegiatan ini dilaksanakan dimasing-masing kemantren yang ada di Kota Yogyakarta.
Baca Juga: 25 Pasar Murah Sepanjang 2025 Bikin Stabilitas Harga Pangan di Jogja Terjaga
Ketua Tim Kerja Ketersediaan dan Pengendalian Harga Bidang Ketersediaan, Pengawasan, dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Evi Wahyuni, menjelaskan bahwa pasar murah merupakan salah satu langkah wajib dalam pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Idulfitri dan Natal.
“Menjelang HBKN, terutama Idulfitri, kami memang diwajibkan melaksanakan operasi pasar murah sebagai bagian dari pengendalian inflasi," ujarnya dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja, Selasa (27/1/2026).
Siapkan 48 ton bahan pangan, dijual di bawah harga pasar
Dalam pasar murah tersebut, berbagai kebutuhan pokok disediakan dengan harga di bawah harga pasar.
Komoditas yang dijual meliputi beras SPHP beras medium hingga beras premium, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, telur, bawang merah, dan bawang putih.
Kebutuhan pokok ini dipilih karena permintaannya cenderung meningkat selama Ramadan hingga Lebaran.
Evi mengungkapkan pihaknya menyiapkan total 48 ton bahan pangan bersubsidi untuk 14 kemantren.
Sebanyak 11 kemantren masing-masing mendapatkan kuota 3 ton, sementara tiga kemantren yakni Umbulharjo, Gondokusuman, dan Mergangsan memperoleh kuota lebih besar, yakni 5 ton per kemantren.
“Total kuota tahun ini 48 ton. Jumlahnya memang lebih kecil dibandingkan tahun lalu karena adanya kebijakan efisiensi dan refocusing anggaran,” jelas Evi.
Baca Juga: Ikut Jaga Stabilitas Harga, Polresta Sleman Gelar Pasar Murah
Harga bahan pokok di pasar murah dipastikan lebih terjangkau karena adanya subsidi pemerintah sekitar Rp2.000 per kilogram.
Sebagai contoh, harga beras premium kemasan 5 kilogram di pasar murah bisa lebih murah hingga sekitar Rp8.500–Rp10.000 dibandingkan harga pasar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





