Catet, Ini 3 Pasar Tradisional di Jogja yang Paling Banyak Dikunjungi selama Libur Lebaran 2026

Akurat.co,Jogja-Setidaknya ada tiga pasar tradisional di Kota Jogja yang paling banyak dikunjungi selama liburan, termasuk libur lebaran 2026.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani, mengungkapkan peningkatan kunjungan membuat omzet pedagang naik signifikan.
Ambar menjelaskan, kenaikan kunjungan bahkan sudah terlihat sejak beberapa hari sebelum lebaran.
Baca Juga: Beda Pandangan Menkeu Purbaya vs Wali Kota Jogja soal Ramainya Pasar Beringharjo
Bahkan, tingkat kunjungan masyarakat, baik wisatawan maupun warga lokal, masih tinggi hingga H+4 Lebaran.
3 pasar favorit warga
Dinas mencatat ada tiga pasar di Kota Jogja yang mengalami kenaikan pengunjung selama libur lebaran.
Pertama, Pasar Beringharjo yang berada di kawasan Malioboro.
Ambar mengungkapkan, data menunjukkan, pada tanggal 21 Maret 2026 sudah tercatat sekitar 6.000–7.000 pengunjung, dengan puncak kunjungan mencapai 17.248 orang pada 23 Maret.
"Memang sedikit lebih rendah dibandingkan puncak libur tahun baru yang mencapai lebih dari 21.000, tetapi tetap sangat tinggi,” ungkapnya.
Baca Juga: 32 Tahun TPA Beringharjo, Tempat Mengasuh Anak Pekerja Pasar
Selain Pasar Beringharjo, pasar lain seperti Pasar Kranggan dan Pasar Ngasem juga mengalami lonjakan kunjungan.
Di mana Pasar Kranggan tercatat sekitar 9.478 pengunjung, sementara Pasar Ngasem mencapai 8.222 pengunjung.
Khusus untuk Pasar Kranggan dan Ngasem, jumlahnya meningkat dibandingkan periode libur natal dan tahun baru.
Tingginya kunjungan ini, lanjut Veronica, dipengaruhi oleh panjangnya masa libur Lebaran tahun ini.
Selain itu, lokasi strategis pasar-pasar tersebut yang berada di jalur sumbu filosofi Yogyakarta, mulai dari kawasan Tugu, Malioboro, hingga Ngasem, yang menjadi magnet wisata.
Baca Juga: Pemkot Jogja Buka Layanan KB di Pasar Beringharjo
Salah satu pengunjung Pasar Beringharjo, Tiwi (56) mengungkapkan, walaupun berdempet-dempetan saat berbelanja, pihaknya senang karena bisa melihat dan berbelanja secara langsung kain batik sesuai dengan keinginannya.
“Wajar kalau banyak pengunjung berbelanja batik di sini. Selain murah kualitasnya juga bagus. Walaupun berdesak-desakan yang penting sabar,” ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam






