Jadi Bagian Akulturasi Budaya, Ada Barongsai di Candi Prambanan dan Borobudur Loh!

Akurat.co, Jogja - Tak ingin ketinggalan dengan kemeriahan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, InJourney Destination Management (IDM) menghadirkan perpaduan harmonis.
Melalui #ImlekdiCandi berupa perpaduan antara kemegahan warisan sejarah dan kekayaan tradisi Tionghoa.
Direktur Komersial IDM Gistang Panutur mengatakan, perayaan Imlek di candi tahun ini dirancang untuk menjadi destinasi liburan yang inklusif dan menggembirakan bagi semua kalangan.
Imlek di Candi bukan sekadar perayaan pergantian tahun. Melainkan momentum akulturasi budaya.
Baca Juga: Dapur Mamaks, Warung Makan yang sajikan Menu Lezat Harga Terjangkau
"Nilai harmonisasi hidup melalui tradisi yang kita jaga. Kami ingin memastikan bahwa setiap pengunjung, baik keluarga maupun individu, dapat merasakan energi positif 'Tahun Kuda' ini melalui pengalaman yang seru, mendalam dan tak terlupakan," katanya, Minggu (15/02/2026).
Pengunjung Candi Prambanan dan Borobudur akan disuguhi pertunjukkan spektakuler Barongsai dan Liong. Atraksi khas Imlek ini dihadirkan tidak hanya untuk menghibur wisatawan.
Tapi juga sebagai bentuk penghormatan dan pengenalan salah satu tradisi yang ada di masyarakat Indonesia.
IDM juga menghadirkan Wishing Wall Installation di Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Pengunjung diajak untuk menorehkan doa dan harapan yang tersirat di kartu harapan.
Baca Juga: Trekking di Wisata Hidden Gems Air Terjun Penawangan Srunggo
Kartu-kartu ini menjadi simbolisasi visual dari aspirasi akan cinta, kesehatan, kebahagiaan dan keberuntungan yang ingin dicapai di tahun yang baru, selaras dengan filosofi candi sebagai tempat peribadatan dan perenungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









