Gelar Tikar dan Kain, Anak-anak Muda Jogja Baca Buku Bareng GIK UGM

Akurat.co,Jogja-Suasana di pelataran hutan pinus Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM tampak tak biasa sore itu.
Puluhan anak muda duduk lesehan di atas tikar atau kain selendang.
Dan, yang ada ditangan mereka masing-masing bukanlah gadget atau semacamnya, melainkan buku.
Baca Juga: Mengenal GIK UGM, Lokasi Diskusi Wamentan Sudaryono dan Budiman Sudjatmiko yang Berujung Ricuh
Ya, pada Jumat (17/6/2026) sore kemarin, mereka terlibat dalam kegiatan membaca secara senyap (silent reading).
Kegiatan “Hening” (Healing Through Nature and Reading) ini diinisiasi pengelola GIK yang berkolaborasi dengan dibukumoerah.id, @bacabarengjogja, dan brilliantbookscorner.
Pada kegiatan ini, peserta tidak hanya berkesempatan diajak menikmati waktu membaca di ruang terbuka, tetapi juga menghadirkan sesi berbagi hasil bacaan serta meditasi ringan.
Kegiatan silent reading bertajuk Hening ini dinilai sebagai upaya positif untuk menumbuhkan budaya membaca di tengah masyarakat.
Salah seorang peserta asal Bandung, Irhamna, mengaku terkesan dengan iklim literasi di Yogyakarta sejak melanjutkan studinya di kota tersebut.
Menurutnya, berbagai kegiatan literasi yang rutin digelar di banyak tempat menjadi salah satu alasan Yogyakarta layak menyandang predikat sebagai Kota Pelajar.
“Wajar kalau Yogyakarta disebut Kota Pelajar. Kegiatan seperti ini ramai dan mudah kita temui,” ujar mahasiswa Magister Sejarah FIB UGM tersebut dikutip dari laman resmi UGM.
Inisiator komunitas @bacabarengjogja, Aditya Hernawan, mengatakan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kebiasaan membaca di tengah masyarakat.
Menurutnya, kegiatan silent reading dirancang agar lebih santai dan inklusif sehingga siapa pun dapat mulai membangun kebiasaan membaca tanpa dibatasi oleh jenis bacaan.
"Kegiatan ini adalah gerbang awal untuk memulai kebiasaan baru, yaitu membaca," ujar sosok yang akrab disapa Adit ini.
Marketing Communication GIK UGM, Cham Husein, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan ruang terbuka di kawasan paling selatan GIK UGM, tepatnya di Hutan Pinus A.
Menurutnya, kegiatan silent reading dipilih sebagai respons terhadap semakin berkembangnya komunitas literasi di Yogyakarta yang mulai rutin mengadakan kegiatan serupa untuk menumbuhkan minat baca masyarakat.
"Kami melihat sudah banyak komunitas di Yogyakarta yang menyelenggarakan kegiatan silent reading sebagai upaya membangun semangat literasi.
Karena itu, kami ingin mewadahi kegiatan tersebut melalui acara Hening yang diselenggarakan di Hutan Pinus GIK UGM,” ujar Cham.
Cham menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menikmati pengalaman membaca di alam terbuka, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun jejaring antarsesama pembaca.
Baca Juga: Muhammad Nur Arifin, Anak Penjual Keripik Pisang Dapat Kuliah Gratis di UGM
Rencananya kegiatan ini akan diadakan secara rutin setiap bulan, antara hari Jumat, Sabtu, atau Minggu.
"Harapannya, Hening bisa menjadi ruang bagi masyarakat untuk melepas penat setelah menjalani hari-hari yang padat dengan pekerjaan,” ujarnya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Ega Rizky: Belum Kepikiran Pensiun, Masih Mau Berkarier Sakmampune
- 3LKBN Antara Gelar Pameran Fotografi 'Merdeka' di Titik Nol Kilometer Yogya
- 4Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 5Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 6Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 7Belanja Rp20.000 di Pasar Kota Jogja Bakal Dapat Smartphone
- 8Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 9Diikuti 1.000 Peserta, Pengibaran Bendera Merah Putih di Laut Selatan Berlangsung Aman
- 10Penampilan Polisi Cilik di Upacara Penurunan Bendera Pemkab Kulon Progo Pukau Masyarakat






