Bupati Gunungkidul Endah Subekti Akan Cabut Bansos Warga yang Memakainya Buat Beli Skincare

Akurat.co, Jogja-Bupati Gunungkidul Endah Subekti mewacanakan mencabut bantuan sosial (bansos) bagi warga yang memakai bantuannya untuk kebutuhan di luar kebutuhan pokok.
"Kami sampaikan kepada seluruh warga masyarakat, khususnya penerima bantuan sosial dari pemerintah, bawah kebutuhan pokok manusia adalah sandang, pangan, papan. Selama masih disupport pemerintah pangannya dari pemerintah, maka kita harus mendisiplinkan diri," terang Endah.
Untuk itu, Endah menegaskan, bagi penerima bansos yang masih menggunakan bantuan di luar kebutuhan pokok, seperti merokok dan membeli skincare, maka pihak kelurahan mempertimbangkan untuk mencabutnya.
Baca Juga: Begini Cara KAI Daops 6 Yogyakarta Peringati Hari Anak Nasional 2025
"Maka saya minta kepada lurah, kader PKH, dan dinas sosial untuk mempertimbangkan mencabut bantuan melalui Musyawarah Dusun Musyawarah Kalurahan," terang sosok yang juga politisi PDIP ini.
Endah merasa tak elok ada orang yang hidupnya masih dibantu negara, mendapat beras, mendapat PKH, mendapat BLT, BPNT, BPJS, atau bantuan uang Rp 300 perbulan tapi dipakai untuk kebutuhan yang di luar kebutuhan pokok.
Ia menyebut langkahnya untuk mencabut bansos warga yang tidak memakainya untuk kebutuhan pokok, semata demi merevolusi mental.
Baca Juga: Maria Elisabeth Ponda, Mahasiswa Asal Merauke Diterima Kuliah Gratis di Kedokteran UGM
"Karena mengubah nasibnya sendiri dengan hidup hemat saja tak mau, prihatin saja tak mau, menabung untuk membawa perubahan derajatnya saja tidak mau, kenapa kita harus memikirkannya?" tegas bupati.
Padahal, kata dia, yang lebih membutuhkan bantuan tersebut sejatinya juga masih banyak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Yayasan Slamet Riyadi Yogyakarta Tegaskan Pemberhentian Seorang Dosen Telah Melalui Prosedur
- 2Mahasiswa FTI UAJY Tuangkan Kisah dari Mata Kuliah Masyarakat Digital dalam Bentuk Buku
- 3Mengenal GIK UGM, Lokasi Diskusi Wamentan Sudaryono dan Budiman Sudjatmiko yang Berujung Ricuh
- 45 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 5BPBD Sleman dan Tim Ahli Pastikan, Teror Kebakaran di Kasuran Seyegan Bukan Karena Gas Alam
- 6Soal Insiden Diskusi di UGM, Sudaryono: Pantang Kabur, Kami Datang untuk Berdialog
- 7Unit Layanan Disabilitas UAJY Raih Pendanaan dari Kemdiktisaintek
- 8SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi
- 95 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 10SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi







