Nyalakan 1.000 Lilin, Mahasiswa Amikom Gelar Doa Bersama Untuk Rheza

Akurat.co, Jogja - Mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta menggelar doa bersama untuk almarhum Rheza Sendy Pratama, Kamis (04/09/2025).
Bertempat di Lapangan Basket kampus setempat, juga digelar shalat ghaib serta menyalakan 1.000 lilin.
Ketua BEM Universitas Amikom Yogyakarta, Alfito Afriansyah mengatakan, meninggalnya Rheza tidak sebatas duka untuk keluarga besar Universitas Amikom Yogyakarta saja. Namun juga untuk seluruh mahasiswa di Indonesia.
"Kegiatan ini juga sebagai bentuk solidaritas sekaligus menuntut keadilan untuk almarhum," katanya.
Baca Juga: Ketua DPRD DIY Desak Polda Transparansi Terkait Kematian Rheza Mahasiswa Amikom Yogyakarta
Mereka juga membacakan pernyataan sikap dari BEM kampus. Ada tiga hal yang mereka suarakan.
Pertama, mengecam keras tindakan represif aparat kepolisian saat pengamanan aksi demonstrasi hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Aparat kepolisian seharusnya menjadi pelindung rakyat, bukan alat penindas yang menebar ketakutan.
Kedua, menuntut Polda DIY agar segera mengusut tuntas penyebab wafatnya almarhum Rheza Sendy Pratama, serta segala bentuk kekerasan aparat di lapangan. Proses pengusutan harus transparan, akuntabel dan terbuka untuk publik.
Ketiga, mendesak pemerintah untuk bertanggung jawab penuh atas jatuhnya korban jiwa dalam aksi demonstrasi, sekaligus memberikan jaminan perlindungan hak-hak konstitusional kepada rakyat Indonesia. Sebagaimana hak-hak tersebut dijamin pada UUD 1945.
Baca Juga: Mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta Meninggal Dunia saat Ikut Demonstrasi
Wakil Rektor 3 Universitas Amikom Yogyakarta, Ahmad Fauzi turut menyampaikan duka cita atas meninggalnya Rheza.
Menurutnya Rheza adalah simbol perjuangan mahasiswa di dalam menegakan dan menuntut keadilan, kejujuran, kesejahteraan dan penegakan hukum di Indonesia.
"Setelah acara selesai, kami meminta mahasiswa untuk kembali ke tempat tinggalnya masing-masing dengan baik dan tertib," ungkapnya.
Seperti diketahui, Rheza adalah mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta angkatan 2023 yang meninggal saat terjadi kerusuhan dalam aksi di depan Polda DIY, Minggu (31/08/2025) pagi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam







