Dishub Sleman Sebut 13 Titik Rawan Kecelakaan, Wisatawan Harap Waspada

Akurat.co, Jogja - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman menetapkan 13 Titik rawan kecelakaan pada libur akhir tahun 2025.
Bagi masyarakat yang mau masuk wilayah DIY dihimbau terus update informasi lalu lintas. Mengingat dalam beberapa waktu terakhir, kepadatan arus terpantau di sejumlah titik.
Tidak hanya jalan menuju objek wisata, namun juga sejumlah jalur alternatif terpantau padat kendaraan.
"Wisatawan juga harus waspada terhadap titik-titik rawan kecelakaan," kata Kepala Dishub Sleman, Heri Kuntadi, Minggu (28/12/2025).
Baca Juga: Puncak Nataru 2025/2026, KAI Daop 6 Yogyakarta Siap Layani 65.672 Penumpang
Dishub telah menetapkan, setidaknya ada 13 tirik rawan kecelakaan.
Jalan Glondong - Tegalrejo (Jalan LPMP), Jalan Letkol Subadri, Jalan KRT Pringgodingrat, Jalan Mudal - Prujakan (Jalan Damai), Jalan Kadisoka - Tajem (Jalan Kadisoka), Jalan Gejayan - Manukan (Jalan Anggajaya).
Jalan Ngringin - Krapyak (Jalan Candi Gebang), Jalan Ngagruk - Babadan (Jalan Raya Selomartani), Jalan Sorogenen - Sidorejo), Jalan Karang Kalasan - Salakan (Jalan Raya Cangkringan).
Jalan Potrojayan - Kenaran, Jalan Dayu - Krapyak (Jalan Kaliurang Timur) dan Jalan Kenaran - Losari.
Selain itu, Dishub Sleman juga telah memetakan titik rawan kemacetan.
Baca Juga: Jelang Akhir Tahun, Waspada Jogja Siaga Darurat Bencana
Pemetakan ini mengacu pada keadaan Nataru tahun sebelumnya dan ketika momen libur lebaran.Ada lima titik yang menjadi langganan kemacetan.
Tiga masuk jalan nasional, satu jalan provinsi dan satu ruas menuju objek wisata.
Titik rawan macet yang masuk jalan nasional adalah Jalan Wates, Jalan Solo dan Jalan Magelang. "Ketiganya adalah pintu masuk Yogyakarta dari Kabupaten Sleman," jelasnya.
Untuk jalan provinsi yang juga rawan macet adalah Jalan Godean. Sedangkan ruas jalan menuju objek wisata yang termasuk rawan macet. Seperti jalur menuju Taman Tebing Breksi Prambanan, Ibarbo Jalan Magelang dan menuju Kaliurang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









