Jogja

Sambut Libur Tahun Baru, DPRD DIY Imbau Pengelola Wisata Penuhi Standar Mitigasi Bencana

Yudi Permana | 26 Desember 2025, 12:31 WIB
Sambut Libur Tahun Baru, DPRD DIY Imbau Pengelola Wisata Penuhi Standar Mitigasi Bencana

Akurat.co, Jogja - Memasuki momen libur Tahun Baru, sejumlah objek wisata di DIY mulai dipenuhi wisatawan.

Baik wisatawan kuliner, berbasis alam seperti pegunungan, pantai hingga pusat perbelanjaan.

Ditengah adanya peringatan dini cuaca ekstrem, mutlak bagi pengelola wisata untuk menerapkan standar mitigasi bencana.

Hal tersebut menjadi perhatian serius oleh DPRD DIY. Dimana momentum pergantian tahun baru 2026 sebaiknya kedepankan keselamatan.

Baca Juga: Dapat Becak Listrik dari Presiden Prabowo, Dalijo Warga Bantul: Tinggal Ngulir, Langsung Jalan

"Pemda DIY harus bisa memastikan kalau berwisata di Yogyakarta itu aman, nyaman dan selamat," ujar Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto, Jumat (26/12/2025).

Menurutnya, ada tiga hal yang ditekankan oleh DPRD DIY. Pertama, DPRD DIY rekomendasi Pemda konsolidasi stakeholder dan masyarakat. Di tengah keprihatinan bsebagai bangsa baru saja bencana di berbagai daerah, memaknai pergantian tahun dengan sederhana.

Pemda DIY dan kabupaten/kota penting menjamin keamanan, ketentraman ban kenyamanan saat berlibur ke DIY termasuk berkoordinasi dengan instansi vertikal.

Kedua, BPBD DIY direkomendasikan berkoordinasi bersama dinas terkait untuk pendampingan sekaligus memastikan seluruh wisata DIY punya standar mitigasi baik di pesisir pinggir pantai hingga kawasan Merapi.

Baca Juga: Dinsos DIY Pantau Langsung Pencairan Bantuan Biaya Hidup Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera dan Aceh

"Berikan informasi, agar masyarakat pahami kondisi hidrometeorologi. Cek tempat wisata punya mitigasi bencana apa belum," katanya.

Ketiga, masyarakat juga wisatawan penting perhatikan keselamatan. Ajak warga DIY dan wisatawan susun rencana perjalanan. Koordinasi dan konsolidasi para relawan yang pahami aspek mitigasi bencana.

"Kita taati lalu lintas. Jangan lupa pakai helm saat berkendara sepeda motor, pastikan kendaraan aman digunakan," Kata Eko Suwanto.

Terakhir, masyarakat saat berwisata harus perhatian kondisi destinasi wisata. Contohnya kawasan Merapi dengan level status Siaga 3. Masyarakat kita ajak pahami mitigasi bencana nya ya harus beraktivitas di area jarak aman.

Baca Juga: Kenapa Orang-orang Tetap Mau Antre Berlama-lama ke Kopi Klothok? Ternyata Ini Alasannya

Wisatawan yang memilih lokasi tujuan berwisata di pantai Selatan di Glagah ada tempat enak dilihat tapi butuh mitigasi, juga pantai ada abrasi dan potensi ombak tinggi.

Menurutnya, Pemda harus serius jalankan mitigasi bencana. Kalau memang tidak aman, masyarakat harus diingatkan jangan karena ingin dapat foto bagus mengorbankan keselamatan.

"Jangan foto di pinggiran tebing dan daerah berbahaya jangan karena ingin gambar indah malah berbahaya, resiko kecelakaan saat berwisata," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.