Edukasi Pelestarian Ikan Lokal, Siswa Madrasah di Bantul Tebar Ribuan Benih Tawes

Akurat.co,Jogja-Pelestarian ikan lokal juga perlu disampaikan kepada para siswa sekolah.
Indonesia memiliki sejumlah varietas ikan lokal, seperti tawes dan nilem.
Agar siswa-siswa mengetahui ikan lokal dan melestarikannya, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul mengajak siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah Al Hadi II, menabur benih ikan lokal.
Baca Juga: Dari Lahan Tandus, Warga Dlingo Bantul Malah Sukses Kembangkan Usaha Minyak Atsiri
Sebanyak 1.773 ekor benih ikan lokal yang terdiri dari ikan nilem dan ikan tawes ditebar di Suaka Perikanan Sungai Bedog, Pendowoharjo, Sewon, Selasa (14/4/2026) kemarin.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Istriyani, mengungkap, kegiatan merupakan salah satu bentuk upaya konservasi sumber daya perikanan guna menjaga keseimbangan ekosistem serta mendukung keberlanjutan populasi ikan lokal.
"Sumber daya perikanan, khususnya ikan lokal, merupakan bagian penting dari kekayaan hayati yang memiliki fungsi ekologis, ekonomis, dan sosial budaya," terang Istriyani.
Keberadaan ikan lokal seperti nilem dan tawes perlu dijaga kelestariannya, mengingat adanya tekanan terhadap lingkungan perairan yang berpotensi mengancam keberlanjutan populasi ikan, seperti pencemaran dan perubahan tata guna lahan.
Baca Juga: Kisah Pasutri di Bantul, 40 Tahun Setia Tekuni Usaha Pembuatan Tape Singkong
"Oleh karena itu, kegiatan edukasi pelestarian keanekaragaman ikan lokal ini menjadi sangat strategis, terutama dalam rangka menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi muda," katanya.
Istriyani menambahkan, dari kegiatan ini diharapkan para peserta dapat memahami peran penting sungai sebagai habitat alami serta pentingnya menjaga kualitas lingkungan perairan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Yayasan Slamet Riyadi Yogyakarta Tegaskan Pemberhentian Seorang Dosen Telah Melalui Prosedur
- 2Mahasiswa FTI UAJY Tuangkan Kisah dari Mata Kuliah Masyarakat Digital dalam Bentuk Buku
- 3Mengenal GIK UGM, Lokasi Diskusi Wamentan Sudaryono dan Budiman Sudjatmiko yang Berujung Ricuh
- 45 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 5BPBD Sleman dan Tim Ahli Pastikan, Teror Kebakaran di Kasuran Seyegan Bukan Karena Gas Alam
- 6Soal Insiden Diskusi di UGM, Sudaryono: Pantang Kabur, Kami Datang untuk Berdialog
- 7SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi
- 8Unit Layanan Disabilitas UAJY Raih Pendanaan dari Kemdiktisaintek
- 95 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 10SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi






