Akurat.co,Jogja-Puing dan lapak bekas PKL penjahit di Terban Jalan Dr Sardjito yang awalnya menumpuk mulai dibersihkan pada Jumat (20/2/2026) kemarin.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo turun langsung dalam kegiatan tersebut.
Pembersihan difokuskan kepada sampah dan material bangunan lapak liar eks PKL penjahit di Terban.
Hasto menyoroti adanya toilet WC di bekas bangunan lapak liar itu. Lubang WC itu saluran pembuangannya langsung masuk ke selokan di bawahnya.
Baca Juga: Ditertibkan dari Trotoar, Ini Ungkapan Pemilik Lapak Permak Jins dan Servis Koper di Jalan Sardjito
“Di Yogya kalau nggak terus kita bersihkan rumah-rumah (lapak-lapak) yang liar dan membuat kotoran lingkungan kita tetap akan tercemari dari E- coli yang membuat diare.
Dalam kesempatan ini Hasto menyoroti aspek kesehatan bagi warga Kota Jogja.
Di mana ia menyebut kalau lapak-lapak yang liar tidak dibersihkan menyebabkan kotoran dan berpotensi mencemari dari e-coli yang menyebabkan diare.
"Bikin toilet bawahnya selokan itu. Jadi, WC-nya mereka yang tinggal (menempati lapak) di sini itu semua masuk ke selokan ini. Membuat Kali Code E.coli-nya masih ada. Ini betul-betul perilaku‘sangat jahat’," jelasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Rajwan Taufik menyampaikan, DLH Kota Yogyakarta akan membuat taman di lokasi bekas lapak penjahit di Terban Jalan Prof Dr Sardjito.
Baca Juga: Termasuk Kawasan Kumuh dan Sering Banjir, Komisi C DPRD DIY Tinjau Terban dan Kedungdowo Kulon Progo
Pembuatan taman dengan menata pot-pot tanaman dilakukan setelah material bekas lapak dibersihkan dan trotoar diperbaiki Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta.
Keberadaan pot-pot tanaman di trotoar ditata dengan tetap memberi ruang bagi pejalan kaki.
“Nanti trotoar akan diperbaiki oleh PUPKP dan dibuat taman oleh DLH. Dalam satu dua hari ini pembersihan material bekas bongkaran dan selanjutnya akan diberi pot-pot tanaman,” tandas Rajwan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam










