Pemkot Jogja Pastikan Bahan Pangan selama Ramadhan Aman Dikonsumsi

Akurat.co,Jogja-Pemkot Jogja memastikan bahan pangan di pasar tradisional dan retail modern dalam kondisi aman dikonsumsi selama bulan Ramadhan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sukidi menandaskan di samping ketersediaan pangan cukup, mutu dan keamanan juga harus diperhatikan.
Baca Juga: Jelang Libur Nataru, Pemkab Sleman Pastikan Stok dan Harga Pangan Terkendali
"Untuk memastikan bahwa bahan pangan atau pangan yang beredar di Kota Yogyakarta ini aman, kami melakukan pengawasan terhadap mutu dan keamanan pangan setiap hari," katanya dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja, Senin (23/2/2026).
Dia menjelaskan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta melakukan pengawasan mutu dan keamanan pangan meliputi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT), Pangan Segar Asal Hewan (PSAH), dan Pangan Segar Asal Ikan (PSAI).
Misalnya daging sapi pengawasan terkait lalu lintas peredarannya, perizinan, kualitas, serta mutu.
Di samping itu pemeriksaan administrasi, seperti kelengkapan surat perizinan pedagang terkait lalu lintas daging dan surat keterangan sehat.
"Secara umum hasil pengawasan mutu dan keamanan pangan selama Ramadhan ini di pasar tradisional, super market dan ritel modern, tidak ditemukan zat berbahaya. Baik zat kimia maupun biologis dan fisik," ungkapnya.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Ashardini Eka Setianingsih menambahkan, pihaknya rutin melakukan pemantauan, pengambilan sampel dan pengujian terhadap bahan pangan segar asal tumbuhan, asal hewan dan hasil perikanan.
Baca Juga: Nangka Muda jadi Penyumbang Inflasi selama Ramadan dan Idulfitri
Dia menyebut hasil pemantauan dan pengujian pangan, negatif dari bahan berbahaya.
Sedangkan untuk pengawasan mutu makanan olahan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta akan berkolaborasi dengan BPOM dan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta selaku leading sektor.
"Dalam minggu-minggu ini sampai menjelang Idulfitri kami menambah frekuensi pemantauan lapangan, bersama pihak terkait seperti TPID, Satgas Saber beserta jajaran kepolisian dan Bulog," tutur Dini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Ega Rizky: Belum Kepikiran Pensiun, Masih Mau Berkarier Sakmampune
- 3Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 4LKBN Antara Gelar Pameran Fotografi 'Merdeka' di Titik Nol Kilometer Yogya
- 5Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 6Belanja Rp20.000 di Pasar Kota Jogja Bakal Dapat Smartphone
- 7Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 8Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 9Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 10Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya









