Satpol PP Sleman Sebut 2 Waktu Krusial saat Ramadhan Jadi Pemicu Kebakaran

Akurat.co, Jogja - Angka kebakaran di Kabupaten Sleman saat masuk bulan Ramadhan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya cenderung mengalami peningkatan.
Kasus terjadi terutama pada waktu krusial. Seperti jelang sahur dan sore hari jelang mau buka puasa.
"Karena di dua waktu itu, masyarakat sedang menyalakan kompor. Dan kelalaian saat masak jadi faktor utama penyebab kebakaran," kata Kepala Satuan Polisi (Satpol) PP Indra Darmawan, Rabu (18/02/2026)
Kelalaian tersebut dikarenakan kondisi fisik yang menurun. Saat sahur karena bangun tidur. Jelang berbuka, karena sedang berpuasa.
"Hal itu pemicu kurangnya konsentrasi masyarakat ketika menggunakan kompor," kata Indra.
Untuk itu, pihaknya menghimbau masyarakat agar lebih waspada saat memasak. Terutama di dua waktu krusial tersebut. Pastikan kompor aman dan jangan ditinggal dalam kondisi menyala.
Lebih lanjut Indra menambahkan, meski angka kenaikannya tidak sampai dua kali lipat, tetap saja menjadi perhatian dari Satpol PP yang menaungi pemadam kebakaran.
Untuk mengantisipasi lonjakan kasus kebakaran saat Ramadhan, Satpol PP Sleman juga memperkuat peran Relawan Pemadam Kebakaran yang saat ini sudah mencapai 220 orang.
Baca Juga: Masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Yogyakarta Sediakan 1.000 Porsi Buka Puasa Setiap Hari
"Relawan pemadam kebakaran berasal dari kalangan masyarakat. Harapannya bisa seperti petugas perlindungan masyarakat atau linmas. Jadi ada di tiap kalurahan," ungkapnya.
Relawan tersebut bertugas sebagai garda terdepan dalam penanganan awal kebakaran. Khususnya di lingkungan masing-masing. Meski berbasis masyarakat, relawan tersebut tetap berada dalam koordinasi dan pendampingan teknis dari Satpol PP.
Selain itu, Selain memperkuat Redkar, Satpol PP Sleman tetap menjalankan patroli 24 jam setiap hari dalam tiga shift.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









