Pastikan Keamanan Makanan selama Ramadhan, Pemkot Ambil Sampel 15 Produk untuk Uji Lab

Akurat.co,Jogja-Pemkot Jogja ingin memastikan masyarakat mengonsumsi makanan yang aman dan sehat selama bulan Ramadhan 2026.
Pemkot melalui Dinas Kesehatan, Perdagangan dan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DIY melakukan pengawasan terhadap produk pangan yang dijual ke masyarakat, Kamis (26/2/2026).
Pengawasan dan pengambilan sampling berlangsung di Toko Progo Yogyakarta.
Baca Juga: Kemlu Soroti Fakta Indonesia Penyumbang Sisa Makanan Terbesar Asia Tenggar
Dalam kegiatan, petugas pengawas mengambil 15 sampel produk untuk diuji di laboratorium.
Beberapa produk juga ditemukan memiliki label yang belum lengkap seperti alamat produsen dan kode produksi.
“Kode produk sangat penting dalam kemasan. Kami mengimbau untuk pengurus toko lebih aware dan terus melakukan pengecekan produk yang dijual,” ungkap Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Eko Rahmadi.
Ketua Tim Kerja Sampling BBPOM DIY, Nurlaela menjelaskan, kegiatan ini merupakan intensifikasi pengawasan pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
"Menjelang Ramadhan kebutuhan pangan meningkat sehingga risiko produk tidak bermutu juga meningkat," ujarnya.
BBPOM DIY melakukan pengecekan secara fisik kemasan, mutu, legalitas izin edar, dan tanggal kedaluwarsa.
Baca Juga: Pemkot Jogja Pastikan Bahan Pangan selama Ramadhan Aman Dikonsumsi
Selain pangan kemasan, BPOM juga akan mengawasi takjil siap saji untuk memastikan tidak mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, atau pewarna berbahaya.
“Sebenarnya pengawasan dilakukan secara rutin setiap bulan, namun diperketat selama periode Ramadhan di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









