Prediksi Kemarau Panjang dan Kering, DP3 Sleman Minta Hal Ini ke Petani…

Akurat.co, Jogja - Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman meminta pada seluruh petani untuk segera mempersiapkan diri menghadapi musim kemarau.
Pasalnya, dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY telah mengeluarkan prakiraan, jika kemarau 2026 diprediksi lebih panjang dan kering.
Anomali ini bahkan dijuluki sebagai fenomena godzilla el nino yang diprediksi berlangsung pada April hingga Oktober.
"Kami telah meminta petani untuk melakukan percepatan tanam khususnya pada wilayah potensial," kata Plt Kepala DP3 Sleman Rofiq Andriyanto, Senin (06/04/2026).
Baca Juga: Syawalan Bersama Pemkab Sleman, Gubernur DIY Ajak Masyarakat untuk Mawas Diri
DP3 Sleman juga meminta petani untuk menggunakan varietas genjah dan tahan kekeringan. Seperti Inpago 4-13, Inpari 38-46, Situ Bagendit, Situ Patenggang, Pajajaran dan Cakrabuana.
Selain itu, pengaturan pola tanam juga telah disampaikan begitu ada informasi prediksi kemarau panjang dan kering.
Pengaturan pola tanam ini disesuaikan dengan iklim dan ketersediaan air pada masing-masing hamparannya sawahnya.
Upaya lainnya dengan melakukan pemetaan wilayah langganan kekeringan dan membangun early warning system mitigasi kekeringan.
Baca Juga: Lahan Pertanian Terus Berkurang, Sleman Dorong Pengembangan Pertanian Tradisional
Hal yang tidak kalah penting, adalah mengoptimalkan pengelolaan air irigasi melalui rehabilitasi jaringan irigasi, embung, sumur air dangkal dan sumber air lainnya. “Termasuk memanfaatkan pompanisasi, perpipaan dan irigasi perpompaan," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









