Kota Jogja Raih Penghargaan Nasional, Kota Paling Toleran Berbasis Budaya 2025

Akurat.co,Jogja- Kota Jogja baru saja mendapatkan penghargaan nasional sebagai kota dengan Integrasi Budaya dan Toleransi Terbaik di Indonesia tahun 2025 dari SETARA Institute.
Direktur Eksekutif SETARA Institute, Halili Hasan penghargaan diberikan ke Kota Jogja karena kemampuan kotanya menjadikan budaya sebagai sarana memperkuat toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.
"Keberagaman tidak lagi dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai kekayaan bersama yang harus dijaga," ungkapnya.
Baca Juga: 4.500 ASN Kota Jogja Laksanakan Kerja Bakti Tiap Jumat Pagi
Salah satu indikator utama yang mendorong Kota Yogyakarta meraih penghargaan ini adalah tidak adanya konflik berbasis intoleransi sepanjang tahun 2025 atau yang disebut sebagai zero peristiwa intoleransi selama periode penilaian.
Selain itu, Pemerintah Kota Yogyakarta bersama masyarakat dinilai responsif dalam menjaga stabilitas sosial, termasuk dalam merespons potensi konflik yang dapat mengganggu keharmonisan.
Penjabat Sekda Kota Yogyakarta, Dedi Budiono menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian yang diraih Kota Yogyakarta.
Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, masyarakat, serta berbagai elemen di Kota Yogyakarta.
Baca Juga: Satpol PP Kota Jogja Sita 1.000 Batang Rokok Ilegal, Pemilik Warung Mengaku Hanya Dititipi
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Yogyakarta akan terus berkomitmen untuk memperkuat integrasi budaya dan menjaga kerukunan antarwarga melalui berbagai program yang mendorong inklusivitas.
“Kami akan terus menghadirkan ruang-ruang dialog, memperkuat komunitas, serta memastikan bahwa setiap warga merasa aman dan dihargai dalam keberagamannya,” ungkapnya dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja, Jumat (24/4/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









