Pemkot Jogja Kembangkan Pasar jadi Destinasi Wisata Baru

Akurat.co,Jogja- Pemkot Jogja mengembangkan pasar tradisional di wilayahnya menjadi destinasi wisata.
Keberhasilan Pasar Beringharjo, Pasar Ngasem, Pasar Kranggan, sebagai tujuan wisata menjadi inspirasi pengembangan pasar lain.
Saat ini Pemkot menyiapkan dua pasar lagi menjadi tujuan wisata, yakni Pasar Sentul dan Pasar Terban.
Kedua pasar disiapkan menjadi alternatif tujuan wisata baru, terutama di sektor kuliner.
Baca Juga: Pasar Beringharjo Diserbu Wisatawan di Libur Akhir Tahun, Belanja Batik dan Kuliner jadi Favorit
Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani, mengatakan kedua pasar tersebut diproyeksikan menjadi destinasi unggulan baru setelah menjalani revitalisasi fisik dan infrastruktur.
“Pasar yang diproyeksikan adalah Pasar Sentul dan Pasar Terban. Dinas Perdagangan bersiap untuk menyuguhkan alternatif destinasi unggulan bagi para wisatawan, terutama bagi pelaku wisata kuliner,” ujar Ambar.
Menurutnya, pasar rakyat memiliki peran yang semakin strategis di Kota Yogyakarta.
Selain menjadi tempat transaksi ekonomi masyarakat, pasar juga menjadi bagian dari wajah kota yang turut membentuk pengalaman wisatawan saat berkunjung ke Yogyakarta.
Kebersihan menjadi prioritas
Seiring dengan pengembangan pasar sebagai destinasi wisata, aspek kebersihan dan kenyamanan juga menjadi perhatian utama.
Ambar menjelaskan, secara umum kondisi kebersihan pasar rakyat di Kota Yogyakarta cukup terjaga, meskipun masing-masing pasar memiliki tantangan yang berbeda.
Pasar yang didominasi perdagangan bahan pangan basah, misalnya, memiliki tantangan pada pengelolaan sampah organik dan saluran drainase.
Sementara pasar yang menjadi tujuan wisata memerlukan perhatian lebih pada kebersihan area publik dan fasilitas umum.
“Karena itu, pendekatan pengelolaan kebersihan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasar,” jelasnya.
Baca Juga: Mencicipi Apem Beras di Pasar Ngasem, Kuliner Kaya Rasa yang Tetap Lestari
Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan bahwa pasar yang telah menjadi tujuan wisata harus dirawat dengan baik agar tetap nyaman bagi pengunjung.
Saat mengikuti kerja bakti di Pasar Ngasem (23/6), Hasto meminta para pedagang menyediakan waktu khusus untuk membersihkan lingkungan pasar secara rutin.
Menurutnya, aktivitas perdagangan yang terus berlangsung tanpa disertai perhatian terhadap kebersihan lingkungan berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari sampah hingga saluran drainase yang tersumbat.
“Kalau lingkungannya bersih dan apik, tentu pengunjung akan lebih nyaman. Pasar menjadi lebih menarik, dan pada akhirnya bisa berdampak baik bagi para pedagang,” ujarnya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 3Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 4Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 5Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 6Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 7FTI UAJY Perkuat Kemampuan Komunikasi antara Dosen dengan Mahasiswa
- 8Penampilan Polisi Cilik di Upacara Penurunan Bendera Pemkab Kulon Progo Pukau Masyarakat
- 9Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 10Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya








