Khitan Gratis PMI Sleman, Peserta Bebas Pilih Hari

Akurat.co, Jogja - Ikut memeriahkan momen libur sekolah, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman akan menggelar khitan gratis.
Menariknya, anak calon peserta diberi kebebasan untuk memilih hari. Sesuai kesepakatan antara pemohon dengan PMI Sleman.
Ketua PMI Sleman Mafilindati Nuraini mengatakan, khitan gratis ini terbatas untuk 25 anak.
Jika khitan massal pada umumnya dilaksanakan dalam waktu sehari. Tapi khitan massal yang dilaksanakan PMI Sleman ini dilakukan bertahap.
Baca Juga: PMI DIY Beri Penghargaan Terhadap 99 Pendonor Darah Sukarela
"Sehari tiga anak dan waktunya sesuai kesepakatan antara pemohon dengan pihak PMI Sleman. Antara tanggal 29 Juni hingga 6 Juli 2026," katanya, Rabu (01/06/2026).
Peserta khususnya bagi anak dari keluarga kurang mampu. Selain untuk mewujudkan generasi muda yang sehat juga bertujuan untuk meningkatkan layanan klinik PMI Sleman kepada masyarakat.
Kegiatan ini menjadi salah satu layanan sosial PMI Sleman yang rutin digelar saat masa libur sekolah. Selain membantu masyarakat kurang mampu dalam memperoleh pelayanan kesehatan tanpa biaya, kegiatan ini juga memberikan akses khitan yang aman dan nyaman bagi anak-anak.
"Program khitan massal gratis ini kami hadirkan sebagai bentuk pelayanan sosial PMI kepada masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: Sepanjang 2025, PMI Sleman Distribusikan 39.210 Kantong Darah, Ada yang Dimusnahkan Juga
Tahap pertama telah dilakukan Senin 29 Juni 2026 lalu di Klinik Pratama PMI Sleman. Khitan dilakukan oleh dua dokter PMI Sleman.
Khitan kali ini menggunakan metode Winkleman dan sunat khusus atau sunat gemuk atau khitan modern.
Kelebihan khitan dengan metode ini, prosesnya lebih cepat hasil khitan lebih presisi. Selain itu perawatan luka juga lebih mudah. Sehingga tidak menimbulkan trauma pasca khitan.
"Khitan dengan metode Winkleman dan sunat khusus atau sunat gemuk ini, tidak menimbulkan rasa sakit bagi yang dikhitan dan tidak ada trauma pasca khitan," kata dr Hari selaku dokter dari PMI Sleman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









