Pemkot Jogja Pastikan Cek Kesehatan Gratis Jangkau Seluruh Lapisan Masyarakat

Akurat.co,Jogja-Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja memastikan cek kesehatan gratis menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Hal ini disampaikan Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo di Jogjakarta, Selasa (14/7/2026).
Hasto menyampaikan, target cakupan cek kesehatan gratis Kota Jogja saat ini sudah melampaui target nasional, sekitar 40 persen. Target yang ditetapkan adalah 36 persen.
Baca Juga: 2,3 Juta Anak Indonesia Belum Imunisasi, Dosen UMY: Alarm Kesehatan RI
Namun dalam hasil evaluasi masih muncul catatan mengenai kapasitas layanan yang dinilai belum memadai.
"Secara kapasitas layanan kita sudah melebihi target. Tetapi ketika muncul catatan kapasitas masih kurang memadai, itu harus kita uraikan," ujarnya.
Hasto juga menekankan, layanan cek kesehatan gratis bisa diperluas hingga tingkat kelurahan guna menjangkau masyarakat secara lebih dekat.
Selain itu, Hasto juga menyoroti program pemeriksaan kesehatan lansia yang menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Yogyakarta.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan bagi kelompok lanjut usia tidak cukup dilakukan satu kali dalam setahun mengingat tingginya risiko penyakit degeneratif.
"Kalau lansia diperiksa hanya setahun sekali manfaatnya kurang. Karena itu kita sudah melaksanakan pemeriksaan empat kali setahun," ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Lana Unwanah mengatakan, dinas memperkuat kapasitas tenaga kesehatan.
Baca Juga: Suara Hati Pengemudi Ojek Online Jogja usai Cek Jalani Kesehatan Gratis: Kami Merasa Diperhatikan
Berbagai upaya dilakukan agar pelayanan cek kesehatan gratis dapat berjalan sesuai target dan harapan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









