Jogja

Nelayan di Bantul Dapat Bantuan 10 Mesin Kapal

Haris Ma'ani | 11 Agustus 2026, 09:05 WIB
Nelayan di Bantul Dapat Bantuan 10 Mesin Kapal
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto saat memberikan bantuan sektor kelaiutan dan perikanan di Bantul. (foto: pemkab bantul)

Akurat.co,Jogja- Sejumlah nelayan dan pelaku usaha perikanan di Kabupaten Bantul mendapatkan bantuan dari Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto.

Bantuan diberikan dalam kegiatan reses di Kalurahan Panggungharjo, Senin (10/8/2026).

Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat sarana produksi, meningkatkan produktivitas, serta mendukung pengembangan usaha masyarakat.

Baca Juga: Petani Bantul Minta Perbaikan Irigasi ke Titiek Soeharto

Siti Hediati Soeharto atau yang akrab disapa Titiek Soeharto menyampaikan, bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui program pemerintah.

“Penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata dari aspirasi masyarakat yang saya perjuangkan. Saya berharap bantuan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi, memperkuat usaha kelompok, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan meliputi 10 unit mesin kapal 30 PK, 33 unit bioflok, 3 unit ses biozas, 12 pokok induk basis, 2 paket peralatan pengolahan ikan.

Kemudian 450 ekor ikan air tawar, 960 ekor calon induk ikan air tawar, 2 paket bioflok, 1 unit mesin pompa, serta 219 unit alat penangkap ikan.

Titiek juga mendorong penyuluh perikanan untuk terus melakukan pendampingan kepada kelompok penerima agar bantuan tidak berhenti pada proses penyaluran, tetapi mampu meningkatkan kapasitas usaha, produksi, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Siti Hediati Soeharto kepada masyarakat Bantul, baik di sektor kelautan dan perikanan maupun pertanian.

“Atas nama Pemkab Bantul, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi. Kami berharap kelompok penerima dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha,” ungkapnya.

Baca Juga: Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto Ajak Masyarakat Bantul Gemar Makan Ikan

Dalam kesempatan ini bupati menambahkan, dukungan sarana produksi menjadi penting untuk meningkatkan produktivitas di tengah keterbatasan lahan pertanian.

Bantul mencatat surplus beras sekitar 50 ribu ton pada tahun 2024, yang kembali meningkat sekitar 20 ribu ton pada tahun 2025.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.