Pemkot Jogja Beri Bantuan Warga yang Tergusur Pembangunan SDN Tamansari 3

Akurat.co,Jogja- Pemkot Jogja memberikan bantuan kepada warga yang tergusur karena pembangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tamansari 3.
Pengembangan SDN Tamansari 3 tersebut berdampak pada empat kepala keluarga (KK) yang selama ini menempati rumah di kawasan tersebut.
Mereka harus meninggalkan rumah yang telah lama ditempati seiring dengan rencana pengembangan fasilitas pendidikan tersebut.
Baca Juga: DPRD DIY Soroti Minimnya Anggaran Mitigasi Bencana
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo memberikan bantuan berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp5 juta serta paket sembako.
Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya melihat pembangunan dari sisi fisik semata.
Di balik setiap pembangunan, terdapat masyarakat yang kehidupannya juga perlu diperhatikan.
“Ini adalah bentuk kepedulian sosial kita, dan Pemkot Yogyakarta hadir di tengah warga,” ujar Hasto dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja, Selasa (8/9).
Ia menegaskan, bantuan yang diberikan bukan semata-mata mengenai nilai materiil.
Lebih dari itu, kehadiran pemerintah secara langsung diharapkan dapat memberikan dukungan moral kepada warga yang terdampak.
Hasto juga ingin memastikan bahwa warga yang harus berpindah tempat tinggal tetap mendapatkan perhatian.
Salah satu warga yang terdampak, Sutini mendapatkan perhatian khusus dari wali kota.
"Setelah saya melihat kondisi Bu Sutini, ternyata mengalami stroke ringan sehingga salah satu kakinya tidak bisa diluruskan. Ini akan terus kita pantau,” katanya.
Baca Juga: Keterbatasan bukan Halangan, Keisya Pecatur Cilik Gunungkidul jadi Wakil DIY di Kejurnas
Sutini mengaku tidak mempermasalahkan kepindahannya dari rumah yang sebelumnya ia tempati.
Ia memahami bahwa rumah tersebut berdiri di atas tanah milik pemkot Jogja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









