KPU dan Bawaslu Sleman Sinkronisasi Data Pemilih Triwulan III 2026

Akurat.co, Jogja - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman melakukan konsolidasi jelasng persiapan Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026 di Kantor Bawaslu, Kamis (24/09/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari koordinasi penyelenggara dalam memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan sesuai ketentuan PKPU Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan sebagaimana telah diubah dengan PKPU Nomor 1 Tahun 2026.
Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Sleman, Arif Setiawan menyampaikan, KPU telah melakukan koordinasi dengan sejumlah lembaga dan instansi terkait serta terus mengolah data turunan yang diterima secara berkala.
Pada Semester II, KPU menerima lebih dari 35 ribuan data dengan berbagai varian yang akan terus diolah secara bertahap pada Triwulan III dan IV.
Baca Juga: UAJY dan KPU Sleman Dorong Pendidikan Demokrasi dan Partisipasi Pemilih
Selain itu, sebanyak sembilan data dari saran perbaikan periode sebelumnya telah ditindaklanjuti melalui pencocokan dan penelitian (coktas) dengan pengawasan Bawaslu.
“Data ini terus bergerak dan kami lakukan pengolahan secara berkala. Harapannya, melalui koordinasi dan coktas bersama Bawaslu, data yang perlu ditindaklanjuti dapat segera diselesaikan sehingga pelaksanaan pleno berjalan lancar,” ujar Arif.
Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu menyampaikan hasil pengawasan melalui uji petik di Kalurahan Hargobinangun Kapanewon Pakem dan Kalurahan Umbulharjo Kapanewon Cangkringan.
Dari uji petik ditemukan 62 data yang terdiri atas data penduduk meninggal dunia, pindah masuk dan pindah keluar. Data tersebut akan menjadi bahan saran perbaikan Bawaslu kepada KPU Kabupaten Sleman untuk dilakukan verifikasi dan tindak lanjut sesuai ketentuan.
Baca Juga: Wujudkan Pemilu 2029 Inklusif, Bawaslu Sleman Serap Aspirasi Pemilih Disabilitas
Koordinator Divisi P2H Bawaslu Kabupaten Sleman, Raden Yuwan Sikra menegaskan, koordinasi secara berkala antara Bawaslu dan KPU penting dilakukan mengingat dinamika data pemilih di Kabupaten Sleman. “Koordinasi seperti ini memang harus dilakukan setiap triwulan. Jika dalam pelaksanaan coktas masih terdapat masukan atau kendala di lapangan, hal tersebut menjadi bahan evaluasi bersama untuk perbaikan pelaksanaan berikutnya,” ujarnya.
Melalui audiensi dan konsolidasi tersebut, Bawaslu dan KPU Kabupaten Sleman memperkuat koordinasi dalam memastikan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bawaslu Sleman akan terus melakukan pengawasan melalui uji petik, coktas, serta koordinasi dengan KPU dan instansi terkait sebagai bagian dari pengawasan PDPB secara berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam






