UPN 'Veteran' Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

Akurat.co, Jogja - Sebanyak 194 putra putri Papua mengikuti Seleksi Mandiri Bela Negara 1 di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) Kabupaten Mimika Papua Tengah, Jumat (19/06/2026).
Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh beasiswa penuh dari Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) untuk melanjutkan studi di UPN 'Veteran' Yogyakarta.
Rektor UPN 'Veteran' Yogyakarta, Prof Irhas Effendi mengatakan, pelaksanaan seleksi bagi 194 putra-putri Papua ini merupakan bagian dari kerja sama antara UPN “Veteran” Yogyakarta dan YPMAK. Sebelumnya, kolaborasi kedua pihak telah ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), Jumat (15/5/2026) lalu.
Pada tahap pertama, kerjasama UPN “Veteran” Yogyakarta dan YPMAK akan difokuskan pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat Papua, khususnya di Kabupaten Mimika.
Baca Juga: UPN Veteran Yogyakarta Siapkan 9 Lokasi untuk Ujian SM Bela Negara 1, Diikuti 8.801 Peserta
Selanjutnya, kerja sama tersebut diharapkan dapat dikembangkan pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Lewat penyelenggaraan Seleksi Mandiri ini, UPN “Veteran” Yogyakarta ingin berkontribusi dalam pembangunan Indonesia melalui penciptaan sumber daya manusia unggul sesuai dengan kebutuhan daerah dan dunia kerja,” ujar Rektor.
Nantinya yang lolos seleksi beasiswa akan menempuh program studi sesuai dengan kebutuhan kompetensi guna mendukung pembangunan di Kabupaten Mimika. Termasuk kebutuhan industri strategis di sekitarnya seperti PT. Freeport Indonesia.
Melalui bekal ilmu dan pengalaman selama masa perkuliahan, para lulusan diharapkan menjadi generasi unggul yang berkontribusi nyata bagi pembangunan di Papua.
Baca Juga: UPN “Veteran” Yogyakarta Umumkan Seleksi Terbuka Pemilihan Rektor Periode 2026-2030
Selain aspek akademik, mahasiswa penerima beasiswa YPMAK juga akan mendapatkan pendampingan dari sisi sosial dan budaya.
Sebelum perkuliahan dimulai, mahasiswa akan mengikuti program matrikulasi, pengenalan budaya DI Yogyakarta, serta orientasi kampus berbasis Bela Negara yang menjadi ciri khas UPN “Veteran” Yogyakarta.
“Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya mampu menyelesaikan studi dengan baik. Tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat, siap beradaptasi dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan,” jelas rektor.
Proses seleksi melalui Paper Based Test (PBT) dan wawancara. Seleksi ini dirancang untuk mengukur kemampuan penalaran, logika dan kesiapan mereka untuk menempuh pendidikan di kampus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









